[REVIEW] – THE WICKED GAME SERIES (2025)


Perhatian :
Postingan ini berisi konten hal tabu. Bagi warganet yang nyasar di postingan ini dan tidak ramah dengan hal-hal berbau YAOI / Eiljibitih, diharapkan untuk segera meninggalkan laman ini sebelum timbul gejolak-gejolak tak mengenakkan.
Postingan ini juga mengandung spoiler besar-besaran, jadi pastikan kalian sudah menontonnya sampai tamat, dan baru lanjut membaca ulasan ini.
Selamat membaca, from Nae... ^^

***

The Wicked Game Series adalah BL Thailand produksi One31 yang tayang dari tanggal 27 September 2025 s/d 29 November 2025 dengan total 10 Episode. (Which is per-episodenya kisaran kurleb 1 jam.. puasss lahhh yaaa! ^^). Masih dengan tim penulis naskah yang sama dengan (To Sir, With Love -- Laws Of Attraction -- Century Of Love -- Love In The Moonlight Series). Dan bisa kita nikmati dari platform iQIYI dan Official YouTube Channelnya One31.


Cast :
Offroad Kantapon a.s. Pheem
HBD : 04.02.2000
Daou Pittaya a.s. Than
HBD : 13.01.1998

Storyline :


Say! kalau kamu pernah dengar "didikan orangtua tuh ngaruh banget ke pembentukan jati diri anaknya!" itu benerrr banget!! ya kalau emang pada dasarnya keluarga cemara ye kan! ayah, bunda, anak hidup bahagia sih gak masalah... ini masalahnya si Thanet, udah berbunda 3... ironisnya bukan tipikal keluarga cemara... si Thanet punya 3 bini.. dan masing-masing bini punya anak! dari bini pertama! putranya si Chet! dari bini kedua! putrinya si Risa! dan dari bini ketiga! putranya si Pheem. (Gileee...... kuat banget stamina si Thanet ini tebar benah-benih sana-sini :v). -- Sisi positifnya.. si Thanet tajir.. pemilik rumah sakit ternama RS Thanavej! yakin deh nae keknya ni orang udah bertahun-tahun kaga liat uang receh saking melimpahnya harta kekayaannya. Dan sisi negatifnya ya itu dia, bukan keluarga cemara... jadi gak ada tuh istilah me time family! kumpul bareng sekeluarga supaya harmonis, yang begituan tuh gak ada samsek.... gak heran para bini pun saling rival, ngajarin anaknya saling membenci satu sama lain... padahal dasarnya mereka masih satu ayah ya kan kalo dipikir secara logika. -- Yang paling berbahaya tuh actually bini pertama! emaknya si Chet yang defenisi Teritorial akan perannya dalam keluarga itu! dia merasa dialah bini yang paling pantas untuk suami & kekayaan serta warisan si Thanet nantinya... digangguin nih bini kedua.. until, emaknya si Risa memilih pergi aja dari rumah then.. membuka cafe sendiri! dan putus kontak dengan suaminya itu.... digangguin juga bini ketiga! which is yang paling baik.. yang paling menderita.. tragis! emak si Chet sengaja menabrak emak si Pheem sampe metong!! bayangin saat itu si Pheem masih bocil banget T-T melihat emaknya meninggoy di depan matanya sendiri... -- Sejak kepergian emaknya... si Pheem pun makin menderita dibuat emaknya si Chet.. di rumah sering dikurung / didorong sampe jatuh dari tangga.. karena itulah dia dipindahkan si Thanet untuk tinggal dan belajar di Singapura!


Di masa now! ketika anak-anaknya sudah dewasa! Chet, Risa, Pheem dikumpulkan si Thanet lagi. Tentunya dengan tujuan "Siapa yang nantinya pantas menangani projek rumah sakit terbaru dan mewarisi kekayaan si Thanet!" -- Kalau dilihat dari kondisi sekarang tuh... pasti banyak yang mengira si Chet lah yang fantasshh... soalnya si Chet ini nampak paling sering membantu ayahnya! tapi kalau nae sih lihatnya, dia kek pencitraan doang sih!! (-,-) eits! tahan nae... baru awal dah julid aje :v ... Risa? di rumah sakit itu dia punya jabatan.. tapi nggak pernah lebih tinggi dari 2 saudaranya itu.. kadang dia yang memberi ide, tapi yang dipuji malah si Chet... apa gak makin dongkol tuh si Risa + ayahnya sendiri emang lebih sering nutup mata sama si Risa.. karena dimata ayahnya (cewe gak bisa mimpin! cewe tuh taunya ngegosip mulu!), dan terakhir... Pheem! yang diutus balik dari Singapura, langsung dapat posisi jabatan lebih tinggi dari Risa. -- Pertemuan pertama 3 saudara ini setelah sekiannn lamaaaaa yaa pasti auranya panas say! apalagi yang paling terasa ketegangannya tuh si Chet VS Pheem... si Chet merasa terancam dengan kehadiran si Pheem yang jelas banget pengen merebut aset Thanavej... -- Ambisi si Pheem untuk merebut Thanavej bukan semata ambisi haus akan kekayaan, No No yaaa! tapi sebagai bentuk balas dendam atas kematian emaknya dulu! dia akan membuktikan kalau dia akan bisa merebut harta ayahnya dan menunjukkan kepada "orang-orang yang menyakitinya dan emaknya dulu" dia bisa berbuat apa dan melihat orang yang meremehkannya menderita. Note : Emaknya si Chet sekarang sekarat (ga tau sakit apa), tapi di rawat di rumah sakit Thanavej itu.


Apa si Chet akan tinggal diam? No.. dia nggak terima semisal si Pheem datang-datang pengen ambil alih Thanavej.. Chet be like : "Enak aje, ini kan jerih parah ayah-emak gue! bukan anak istri muda kek dia!" so.. si Chet menyuruh seseorang untuk ngebuntuti, mencari tau apa tujuan sebenarnya kehadiran si Pheem.... -- Ketika si Pheem nyetir mobil, dia pun merasa ngeh kek diikutin mulu dari belakang ye kan, auto tancapp gasss dong!! adegan kejar-kejaran pun gak bisa dielakkan..... until si Pheem langsung tiba-tiba membelok! baru deh si penguntit tersebut auto kabur! but, masalahnya sekarang... si Pheem nggak sengaja nabrak cowo.. T-T OMG!! untung gak cedera, tapi motornya yang cedera, jadi si cowo ini pasti misuh-misuh lah : "Mata tuh dipake!" tapi dari POV si Pheem : "Lu modus kan?" nganggap tuh holang kek sengaja menubrukkan diri then supaya bisa minta uang ganti rugi... Udah lu korban + dituduh modus pula... apa nggak makin dongkol tuh si korban... makin menyala misuh-misuhnya, bakal laporin ke polisi lah segala macem bla bla bli bli dot kom... Pheem mah selagi punya duit, it's easy bro!! jadi dia ngasih kartu namanya dan claim your money! (uang ganti ruginya). -- Nah! datang nih si cowo ke RS Thanavej mau ambil uang ganti rugi perbaikan motornya, dan yang bikin shack-shick-shocknya tuhh pas tau nominal yang diberikan si Pheem itu gedeeeeeeee bangettttt!! -- Meibi kalau orang lain dapat duit sebanyak itu pasti rasanya jackpot banget ye kan... auto bangun rumah, bikin usaha segala macem, kaya mendadak dehh pokoknya! tapi tidak untuk cowo ini yang merasa "harga diri"nya ternodai! tipikal orang yang "gue emang bukan orang kaya, tapi tidak seperti ini juga cara lo memperlakukan orang seperti gue" luckily, pas dia ambil cek itu, dia ketemu lagi sama si Pheem, dan ngotot pengen ngembaliin sisa uang ceknya, terlalu banyakkkkk!! dan terlalu meremehkannya, ceunahhh!! padahal dari POV si Pheem, dia nggak ada niat meremehkan, toh dari sudut pandangnya, cuma orang asing yang nggak bakal ketemuan-ketemuan lagi! (yakinnnnnn?? :v padahal pas pertemuan pertama tuh si Pheem sampe nge-freeze akan ketamvanan cowo satu ini). Intermezzo! jujur! nae pun pas scene ni cowo dan Pheem bertemu, terus si cowo melepas helmnya..... sumpahhhh cakepppp parahhhhh T-T emang paling demen gini sih hairstylenya ketimbang pas di Century Of Love.


Alright! siapakah cowo tamvan nan endol ini? nama Than... emang bukan dari keluarga kaya. Soal pekerjaan... dia sekarang lagi prepare buka usaha, but... ada sad story dari si Than ini! dulunya dia adalah seorang Polisi bagian Tim Investigasi gituh... sadly, karirnya berhenti dimana dia difitnah! kena skandal terima uang sogok saat menyelidiki sebuah kasus penyalahgunaan obat dari sebuah rumah sakit! --- Itu benaran dark banget sih bagi si Than, dimana mimpinya pupus! jadi gunjingan tetangga... dan ortunya pun memilih untuk pindah ke luar kota... makanya si Than kalau sendiri terus melihat foto-foto dan flashback saat-saat karir polisinya runtuh tuh... sakitnya masih nyesekkkkk sampe sekarang! -- Walaupun begitu, gak semua teman-temannya di kepolisian menjauhinya, dia masih akrab sama duo bestienya, si Phaen & Boss! even saat si Than lagi prepare mau grand opening usahanya, duo bestienya ikut datang membantu-bantu. --- Owkay... kita beralih ke si Pheem yang tiba-tiba ada dokumen seabrak di atas mejanya... gak tau ntah siapa yang meletakkan, which is dokumen-dokumen tersebut adalah tentang pasokan obat "Fentanil" yang didistribusikan dengan tidak wajar! something fishy!! si Pheem pun menemui bibinya yang kebetulan seorang dokter dan punya klinik mandiri, Bi Nitt. So... Fyi, Fentanil tuh semacam obat pereda nyeri... dengan catatan harus dibawah pengawasan dokter! kalau sembarangan dipake, biasa membuat efek kecanduan! jadi bahaya banget semisal didistribusikan ke orang-orang yang gak tahu dosisnya akan disalahgunakan dan bisa sampe meninggoy! --- Cara sementara yang dilakukan si Pheem saat ini, yaitu negur kepala Departemen Farmasi nya, kok malah bisa-bisanya kaga tau soal case Fentanil didistribusikan sebanyak ini.. (-,-). Then, si Pheem dapat kabar dari Bi Nitt, kalau ada seseorang meninggoy dalam Party Holkay yang diduga overdosis obatan terlarang! ketika mereka dua cek sosmed si korban, mereka menemukan foto si Chet yang ikut dalam circle Party Holkay itu. Bagi si Pheem mah... ini tuh peluang emas banget, semisal si Chet terbukti pengedarnya... si Chet auto *kreeekkk... *gorok-leher! habis riwayatnya kena depak si Thanet.


Nae juga akan explain, kenawhy... si Thanet mengumpulkan anak-anaknya untuk membuktikan diri sebagai pewaris harta kekayaannya! dimulai dengan projek rumah sakit baru mereka! dimana belum ada diutus siapa yang menangani projek ini karenaaa yaaaa..... si Thanet pengen liat.. siapa yang pantas!! dengan catatan.... siapa yang akan terpilih nantinya, tentunya adalah orang yang punya background yang bersih... jika ada skandal, apalagi skandalnya parahhh... yakin deh! bakal di blacklist walaupun lu anak kandungnya. Karena skandal itu bisa jadi boomerang masa depan kerja keras si Thanet hingga sesukses sekarang.... kandidat? Chet or Pheem! si Risa mah terus terang aja dihadapan si Thanet serasa dianggap sekretaris njir! disuruh ngawasin lah, ngurus ini itu... gak masuk nominasi pokoknya... --- Si Chet of course nggak akan melepaskan saudara rivalnya itu, dia masih mengirim oknum untuk menghajar si Pheem.... yang scene itu tuh si Pheem mau pulang... eh dicegat ditengah jalan! ujung-ujungnya kena kroyok dia. Sampe dikejar-kejar dan si Pheem kabur bersembunyi di sebuah gudang(?)penyimpanan(?)/pabrik(?). --- Meanwhile nggak berapa lama... si Than lewat dari jalan itu dan ngeh sama mobil cowo yang nabrak dia waktu itu... but, herannya mana orangnya... dan begitu di cek si Than ke gudang/pabrik(?) itu eh! bener aja.. nemuin si Pheem luka-luka and still dikejar para oknum itu... --- Fyi... selain jago menggunakan senjata (polisi gitu lohh...) si Than juga jago bela diri... jadi dia gunakan kelebihannya itu untuk menghajar para oknum tersebut.... scene ini tuh bikin kita berdecak kagum tapi ngakak juga... meskipun nampak bisa jago bertarung.. si Than masih nunjukin sisi clumsy nya gitu lohh T-T mau nonjok... yang tertonjok malah besi forklit... wkwkwkw! dan semakin hawwttt tuh pas berhasil menghajar para oknum, si Than kan sampe keringetan... itu sexy parahhhhhhhh!!! :p Tenangin dirimu nae... :v mana tahan say, liat Daou secakep ini... gaya rambutnya, pamer jidatnya, keringetnya.. uwwww.... (:3).


Si Pheem pasti gak expect bakal ketemuan sama ntuh cowo lagi, pluss... kali ini justru ditolongin pula... dan meskipun mereka dua tuh masih asing... bahkan kenal nama aja pun belum ada samsek.. si Than masih nampak care gitu loh! nawarin lapor ke polisi aja! or dianterin pulang... yuk naik motor abang dek... soalnya ga tau kan dek, ada bahaya apa lagi yang bakal mengintai adek... coz dirasa make sense... mau deh si Pheem dianterin pulang ke apartemennya yang mevvah banget itu... -- Dari POV si Pheem sendiri actually dah nampak ni anak udah interest sama si Than gitu loh! makanya begitu diantar... dia menawarkan si Than mandi dulu gih... bajunya mana biar adek cuci... terus tawari makan juga! jujur! scene ini tuh kalau kamu tonton lucu banget say, karena cara si Pheem itu loh genitttt banget :v sampe-sampe si Than jadi canggung, malu-malu-meong!! -- And diam-diam si Pheem nyuruh Bi Nitt untuk menyelidiki background si Than ini... setelah dicari tau ternyata wadidawww sekali... pas si Pheem tau ternyata si Than mantan polisi yang benaran berprestasi banget, sadly kasusnya itu membuat karirnya runtuh... dimana kasus terakhir yang ditangani si Than itu berhubungan dengan apa yang diselidiki si Pheem sekarang ini, yaitu kasus pendistribusian Fentanil yang tidak wajar.... ---- Jadilah si Pheem menyusun rencana... dia menyuruh para oknum untuk menghancurkan seisi rumah si Than... begitu si Than pulang dan shock liat isi rumahnya... si Pheem datang untuk 'menghasut' si Than, dimana dia menuduh pelaku yang merusak rumah si Than adalah suruhan abangnya si Chet... si Than pun refleks menyergap si Pheem be like : "Siapa elo sebenarnya?" dimana si Pheem ngejelasin kalau dia sedang menyelidiki case fentanil ini juga, dan curigong si Chet lah dalangnya! termasuk dalang kasus suap si Than dulu... serta kasus penyerangan kemaren lalu... -- So, si Pheem mengajak si Than kerjasama... dimana si Than jadi bodyguardnya untuk menguak bersama kebusukan si Chet... --- Meibi kamu bakal bertanya say... kenapa gak tanya baik-baik? kenapa kudu mecahin isi rumah si Than? nae rasa sih... untuk antisipasi semisal si Than nolak.. kalau rumahnya hancur begini.... mau-gak-mau si Than pun pasti menerima tawaran si Pheem jadi bodyguardnya karena butuh duit + si Than juga teringat luka kelamnya itu, semisal dia berhasil menangkap si Chet dalang selama ini, dan membuktikan dia kaga bersalah.. dia bisa kembali menjadi polisi.


Sumpahh yaaa! Daou di series ini cakep banget stylenya.. apalagi pake style ala bodyguard begindang pamer jidat ughhhh!! makin gak tahan say :p wkwkw! STOP!! saatnya kerja!! dimana untuk case ini si Than turut andil dengan mintol ke bestienya untuk menyelidiki tentang lokasi TKP korban meninggoy di Party Holkay. --- This time Party Holkay-nya diadakan di rumah ketua geng circle Holkay ini bernama Ray! logic-nya pasti Fentanil bakal dipake di pesta itu untuk nge-fly... So! Pheem & Than pun otw ke TKP... dan untuk bisa join ke Party-nya... para tamu harus punya Gelang VIP getohhh.... sempat terkendala mau masuk, luckily... mereka nemu ada tamu yang mabok keluar.. and! dihajar si Pheem :v diambil gelangnya! karena tema party-nya tuh White Party, meanwhile si Pheem masih pake kemeja merah... nae ngakak pas si Pheem buka baju di mobil, terus be like : "Buka baju lo juga!" si Than yang shock be like : "Buka apaan njirrr...? kita harus mencari obatnya loh kesini!" wkwkwkw! dikira si Than mau ngajak ngevvek di mobil kali yakkk T-T dasar fiktor lu ya Than T-T mikirin yang iya-iya! --- Masuk nih si Pheem ke pestanya, dan langsung nampak sih, si Ray interest sama si Pheem... yaaa gimana kaga interest wey, si Pheem aja berusaha menggoda si Ray yang ughh!! cakep sih :v berotot! (Heh! tenangin diri lo nae T-T pantang liat cogan!).. --- Okeh.. first impressionnya si Ray emang rada sus soalnya kek gak familiar sama si Pheem di circlenya, but bomatlah... uke sepulen Pheem yang maknyuss sayang kalau gak ditusbowl... jadi diajak main ke kamar.. mana di kamar itu ada lagi kapal-kapal geh yang lagi ngevve ceritanya T-T --- Biar makin rame aja kali yakk.... --- And supaya makin enak ngevve-nya, si Ray make tuh obat (Fentanil) biar makin enjoy menikmati si Pheem... Nah! begitu si Ray mulai nge-fly! si Pheem auto gercep ngantongin botol Fentanilnya buat barang bukti. Eh.. pas si Pheem mau pergi, ditahan si Ray... si Pheem pun auto nolak, gak terima dong si Ray langsung menghajar si Pheem... and... menyuntikkan ntuh fentanil sampe-sampe si Pheem ikutan nge-fly! -- Kalau dah gak berdaya gini beuhhh... kata nae mah cepetan dah Than selametin ukemu ini... kalau nggak siap-siap longgar boholnya bakal kena gengbeng T-T merinding disko weyy.. si Pheem diletakkan di tengah ranjang, terus para cowo-cowo berotot ini auto siap sedia akan menggrepek-grepek & melahap si Pheem... T-T


Untungnya datang tepat waktu... T-T si Than datang saat para kucing garongs mau menyantap ukenya.. don't worry... para kucing garongsnya auto tepar dihajar si Than, termasuk si Ray :v -- You know what... Bukan cuma Pheem & Than doang yang berniat datang mengincar Fentanil itu ke Party Holkay ini! yaitu si Park! sidekick/bodyguardnya si Chet! jadi supaya gak bingung.. Park (Bodyguardnya si Chet), Pan (Bodyguardnya si Risa), Than (Bodyguard sekaligus calon ayangnya Pheem :v Awww!). -- Nah... tujuan si Park yaitu terkait suruhan si Chet untuk membersihkan semua Fentanil yang tersebar termasuk di pestanya si Ray ini... soalnya si Chet dapat kabar kalau si Pheem lagi menyelidiki case ini. --- But, begitu dia sampe TKP! dah too late... then.. dia salfok sama si Pheem dan Than... diam-diam nih ngekor..... si Than pun ngeh kok diikutin mobil dari belakang... don't worry.. si Than berhasil lolos, karena ada oknum berkendara tiba-tiba berhenti di tengah jalan, karena si Park kaget sampe mobilnya nabrak trotoar njir! :v hilang jejak dehhh... -- Than & Pheem berhasil selamat sampe ke apartemen! tapi masalahnya sekarang sih... karena efek Fentanil itu, si Pheem masih dalam pengaruh nyimengg... mana bawaannya nyimengnya menggatal lagi.. sejak dari perjalanan pun di dalam mobil dah menggrepe-grepe tubuh si Than yang nyetir... apalagi pas sampe apartemen, langsung dicipok paksanya itu si Than. -- Si Than mah be like : "Tenangin diri lo Pheem!" T-T dah berusaha nolak keras nih si Than, tapi si Pheem kekeuh banget nempel, udah kek prangko dikasih lem setan.. nempellllll mulu, bibirnya apalagi beuh... Pulen ya Than :v yang awalnya nolak... tapi lama-lama akhirnya pasrah dan jadi menikmati sejenak. Tapi tetap si Than melepaskan cipokan si Pheem.. gak bener ni anak! auto guyur pake air.... :v


Kelanjutan case Fentanil gimana say? masih lanjut dong :v dicocokin nomor serinya dengan berkas distribusian and bingo!! Fentanil yang beredar di pestanya si Ray itu emang berasal dari RS Thanavej. -- Oh ya... di scene ini juga actually pas nae tonton, nae salfok ama si Pheem yang beneran mandjahhhh buangetttt T-T belum resmi aja dah pake acara rebahan dipangkuan si Than :v alasannya "kecapean adek bang!" tapi bukannya molor... malah natapin wajah tamvannya si Than... sampe-sampe si Than risih :v wkwkwk! --- Nah.. kalau sudah sejelas ini... terbukti dong kalau si Chet pelakunya... makanya ketika si Pheem dan Than bakal OTW ngelapor ke ayahnya... itu si Chet & Park sampe-sampe mau menghalangi... takut dia cok! :v dan si Thanet pas tau langsung menyuruh anak buahnya tuk menyelidiki menyeluruh!! soalnya dia aja bisa ngebaca anak-anaknya saling rival... bisa aja kan ini triknya si Pheem untuk menjatuhkan si Chet!! -- Meanwhile si Chet auto ketar-ketir... eh! pas tau pula ternyata si Than adalah polisi yang dijebaknya menerima uang suap beberapa tahun yang lalu, apa nggak makin double tuhhh dosanya :v dan fyi! si Chet bukanlah sekedar pengedar doang... dia juga sebagai pemake... yaa gimana gak make juga ni anak, kadang dia saking emosinyaaaaa tuh benaran semua diamuknya... and supaya bisa tenang! dia menyuntikkan fentanil ke tangannya baru dehhh hening tuh anakkk...


Sambil menunggu hasil penyisiran bukti! kita melipir ke hubungan utama seri ini kuy.. -- Kalo dunia peryaoian ini ternyata juga sempit say... coz Than & Pheem tuh dulu dah pernah ketemuan! di scene ini nih... Saat si Pheem ikut join Than dan duo bestienya karaoke bareng... sambil mabok-mabok heula... si Than yang mabok! dianterin pulang sama si Pheem... karena si Than mau muntah... Pheem auto : "Jangan muntah disini! mobil mehong!" :v jadi mereka kebetulan berhenti di dekat sebuah Taman Kanak-Kanak... -- Melihat tuh TK, kek familiar nih si Than... dia yang mabok pun cerita kalau duluuuu tuhh! rumahnya dekat dengan ntuh TK... dan sering bermain permainan yang ada di TK tersebut. -- Until one day saat mau main... dia melihat ada bocil yang dibully! jiwa heroik si Than bocil pun menggebu-gebu dan refleks menghajar bocil-bocil kang bully tersebut... and dia menamakan dirinya dengan superhero Thunderman :v #Duarrrr Memm!!! -- cita-citanya pengen melindungi orang-orang! make sense kan why si Than akhirnya jadi Polisi. Itu cita-citanya sedari bocil. -- Sementara bocil yang dibully itu ditenanginnya dan dikasih kenang-kenangan.. itu loh hadiah cincin mainan yang di ciki-ciki kotak-kotak itu yang isinya permen 1 + ada mainannya (pernah beli gak? duhh... jadi nostalgia waktu nae SD :v). -- But now... si Pheem udah nggak begitu ingat nama ntuh bocil. -- Kalau Pheem mah ingatttt bangetttt.... makanya begitu dia ngeh si Than adalah bocil yang menolongnya dulu! tatapannya itu loh! ternyata dah naksir sedari bocil... T-T Astagayyyy... masih kecik dah cinta-cintaan ama cwk...! tapi si Pheem tetap diam aja dulu... dia nggak ngasih tau kalau dialah bocil itu... dan ketemu lagi pula pas dah dewasa! -- Sadly! apakah cintanya bisa berkembang disaat dua bocil ini ketika dewasa memilih jalan yang beda? like we know kan, si Than kan memilih jalan kebenaran! si Pheem jalan sesat... selalu menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang dia ingin! termasuk saat mau merekrut si Than saat itu! dianggap si Pheem kek masalah sepele... kaga tau ni anak ternyata si Than diam-diam mintol bestienya untuk menyelidiki siapakah yang mengirim oknum-oknum tersebut menghancurkan isi rumahnya.


Teng.. Teng.. Teng..! hasil pemeriksaan dah keluar... si Thanet ngumpulin 3 anaknya ini. Seperti tebakan nae.. si Chet denial... nggak terima dan malah nuduh dia dijebak si Pheem!! but.. sudah seterang ini faktanya say... makanya si Chet dipindahkan ke RS Cabang baru mereka di DaNang, Vietnam. Beuhhh.... apa kaga makin murka tuh si Chet... wong RS Cabangnya aja baru tanda tangan kontrak.. betonnya aja kaga ada, apa yang mau dijaga coba? but... ini nae rasa sebagai bentuk hukuman sih!! karena andai di masa depan case ini terkuak... bakal lebih riwet lagi keberlangsungan RS Thanavej. -- Eits... jangan senang dulu say!! ternyata selama masa pemeriksaan, si Park mencari cara menolong si Chet... dan dia berhasil melakukannya tepat waktu! so... dia datang membawa bukti kalau si Chet nggak ada melakukan transaksi besar-besaran dengan si Ray, sebaliknya... malah transaksinya berasal dari si Wut! (kepala Departemen Farmasi yang ditegur si Pheem waktu itu). Nah! si Wut inilah kambing hitamnya! sebenarnya logic-nya, pasti si Wut tahu pengedarnya adalah si Chet. Tapi, dia buat kesepakatan dijadiin kambing hitam... so... sekarang si Wut jadi buron... dimana si Wut disembunyiin si Park di suatu tempat! gak boleh kemana-mana.. cukup di rumah persembunyian itu.. soal kebutuhan hidup dsbnya, gausah cemas.... dibeliin! soal keluarganya? dibiayain si Chet!! wong banyak duit! -- Karena hasilnya sekarang sudah beda! batal deh si Chet dipindahkan... dan baru bisa ketawa iblis nih setan... ngetawain rencana si Pheem + Risa gagal total menyingkirkan dia! -- Ho'oh! si Chet ngeh banget, si Risa juga penjilat.... di depan si Thanet, selalu membela-bela si Pheem, dan ikut memojok-mojokkan si Chet. Pas rencananya gagal... auto disirem si Chet muka si Risa pake kopi sambil be like : "Lu kira bisa menyingkirkan gue?? gue adalah putra sulungnya tau gak lu!! lu inget baik-baik ya! RS Thanavej milik guehh!! pasti milik gue!! dah minum kopinya kan? bagus deh.. kalo gini biar lo bisa sadar!". -- Reaksi nae pas nonton be like : "Ugghh... Congkaknyeee.... (-,-). Chet VS Risa = 1:0.


For Pheem... dia kena boomerang dari si Chet, dimana dia ngirim rekaman CCTV dari si Ray ke ayahnya! saat si Pheem dalam pengaruh Fentanil dan digrepe-grepe para kucing garong!! Jadi skor Chet VS Pheem tuh dah 1:1 !! makanya si Thanet datang-datang menemui si Pheem langsung main nabok aja dengan entengnya! kalau bagi si Thanet sih gak peduli anaknya mau doyan apem or batang! tapi kelakuan kumpul kebo kek gini juga bisa mempengaruhi masa depan bisnisnya! sampe-sampe saking marahnya... dia ngata-ngatain si Pheem dan mendiang emaknya.. + nge-depak si Pheem!! disuruh balik aja noh ke Singapur.... itu membuat si Pheem jlebbbbb banget sampai nangisss... sampai mode galon gatau pergi kemana! -- Karena kepo! si Than nanya keberadaan si Pheem dimana... then dijelasin deh sama Bi Nitt, semisal si Pheem lagi galau, dia bakal pergi ke rumah mendiang emaknya.... disusul si Than deh kesana... alhasil si Pheem pun curhat, ngeluarin semua unek-uneknya, pelukan... eh! malah saking kokop :v Duh! enaknya!! --- Di kala ni dua cowo masih enakan lumat-lumatan.... ternyata ada bahaya yang mengintai! ho'oh... si Chet memerintahkan si Park untuk nge-kill si Pheem... biar kelarr ceunahhh.... malas versus-an mulu sama saudara rivalnya itu.... --- Nah disaat masih enak-enakan melumat... tiba-tiba aja rumah emaknya kena tembak membabi rabun dari luar... luckily.. mereka bisa berhasil survive karena ada oknum yang datang membantu! dan melumpuhkan pasukan si Park!


Kalo kamu bertanya-tanya siapakah oknum yang selama ini membantu si Pheem? yup! sidekicknya si Risa... Pan!! -- si Risa emang nampak berpihak sama si Pheem... dengan menyuruh pionnya melindungi si Pheem! karena Risa & Pheem tampaknya punya tujuan yang sama say! melengserkan si angkuh Chet! but... mengingat dari POV si Risa kaga bisa melawan langsung! beda kayak sama si Pheem misal mau baku hantam sama si Chet pun pasti gasssskeun! jadi si Risa butuh bantuan untuk melawan si Chet... yaitu dengan berada di pihak si Pheem! -- Jadi, karena keselamatan si Pheem saat ini rawan diincer si Chet... si Risa menyuruh Pheem & Than tinggal di rumahnya aja! --- Sekilas kita mikirnya "Wahh... ternyata kakak yang baik yaa si Risa ini!" Jujurly! dulu nae beranggapan demikian say! but, nae salah ... kita juga kudu inget! 3 saudara ini sama-sama rival! gak ada namanya pure tulus membantu tuh, kaga ada samsek! semua niat jahat! sudah pasti jahat!! semua niat baik! pasti ada niat jahat dibaliknya! do you understand?? -- Kamu kira si Risa bakal ngebantuin si Pheem kaga ada tujuannya? lemme tell yaa... dia bakal bantu si Pheem melengserkan si Chet, begitu si Chet out... dia akan memikirkan cara untuk melengserkan si Pheem! but.. for now! si Risa belum tau apa kelemahan si Pheem! kalau kelemahan si Chet udah pasti yaaa..... main fisik nomor satu! tapi otaknya dangkal... kalau si Pheem... fisik oke! otaknya juga oke!! Nah.. kalau si Risa apa dong? main fisik No No! tapi otaknya oke! -- Makanya ketika dia memperhatikan saat Than & Pheem berduaan... si Risa kek bisa nge-detect ada something antara Than & Pheem... alias bukan sekedar bos & bodyguard! dan untuk lebih membuktikan... si Risa sengaja bersikap baik sama si Than yang lagi renanggg... terus nawarin handuk sambil ngobrol-ngobrol... eh... kelihatan sama si Pheem yang cembukor.


Cemburuuu!! jadi si Pheem nge-introgasi cowonya itu, ngomong apaan tadi sama si Risa! -- Si Than mah terus terang aja dia kaga ada interest sama si Risa... cuma ngobrol biasa doang... The last Pheem be like : "Jangan berurusan lagi sama p'Risa ya! tapi kalo lo mau berurusan sama gue! gue mau kok!" sambil menarik handuk si Than :v genittt njir.. genit beut lu Pheem! :v --- Nah... untuk si Risa! Pheem be like : "Ada beberapa hal yang bisa gue bagi ke elu.. tapi ada beberapa hal yang gak bisa gue bagi ke elu samsek!" si Risa pun ngeh kan kalau maksud omongan si Pheem pasti maksudnya tentang si Than... makanya dia langsung tepih gak ada niat apapun! yaiyalahh... wong si Risa cuma ngetes aja! dan bener aja tebakannya! kelemahan si Pheem adalah cinta! and itu adalah si Than... but so far, si Risa cuma nge-keep aja dulu! --- Soalnya fokus sekarang masih untuk menyelidiki dan melawan si Chet! Terkait untuk projek pembangunan RS terbaru si Thanet! dia butuh bantuan seorang pejabat! Nah... ternyata nih pejabat ternyata temennya emak si Chet, of course dia berpihak sama si Chet... dia nggak bakal mau membantu, jikalau bukan si Chet yang megang projek RS baru ini! -- Dan saat penyelidikan... Bi Nitt mengirim foto bukti kalau didugong si Chet & ntuh Pejabat sekongkol! makanya Pheem & Risa kudu muter otak gimana cara supaya menggagalkan rencana penandatanganan kontrak! soalnya... udah gak ada lagi saingan si Chet... si Pheem kena depak ayahnya... si Risa ada! tapi gak dianggap ayahnya... -- Dan di hari H.. saat si pejabat bakal otw menemui si Thanet untuk penandatanganan kontrak.. baru aja masuk ke mobil! tiba-tiba DUARRRRR..... MEMMM...!! mobilnya meledakk... langsung dong.. berita tevvasnya ini langsung hot topic!! si Thanet shock! dan mau-ga-mau kudu menunda projek ini! si Than??


Langsung buru-buru menemui si Pheem! be like : "Kalian kan yang ngelakuin ini?" tapi si Pheem dan Risa act kek ga-tau-apa-apa! dengan ngasih alasan... kalau ntuh pejabat metong meibi bisa saja orang lain mencelakakan.. orang yang doyan main politik pasti musuhnya ada dimana-mana. Dan yang bisa nae tangkap disini sih.... si Than saat ini taunya yang paling sangat ingin menggagalkan rencana tandatangan kontrak itu adalah Pheem & Risa... but why? nggak mikirin cara lain? kenapa harus melakukan tindakan pembunuhan! which is... itu bertentangan banget kan say dengan si Than yang even now dia bukan polisi, tapi jiwa kepolisian tuh masih mendarah daging ama tuh anak... alhasil.. yaaa... Than VS Pheem debat pilkada! dan si Than pun merasa kecewa dan ngambekk... pulang laruttt malam!! meanwhile... si Pheem dah cemas... dah tengah malam kok cowonya belum balik... begitu si Than pulang! langsung gercep si Pheem minta maaf... tapi ujung-ujungnya debat pilkada lagi!! gini... yang didebatkan itu apa? apakah benar si Pheem pelakunya yang membunuh pejabat itu? pradugong si Than kuat banget... tapi dia gak punya bukti! nae kasih tau the truth... pelakunya ya si Risa, tapi si Pheem mendukung rencana itu!! -- Si Pheem pun berjanji.. bakal membantu si Than melacak siapa pelaku pembunuhan pejabat itu, asalkan jangan tinggalkan adek bang! T-T si Than yaaa! kalau ditanya masih sakit hati? masih lah! nyesal ambil job ini kerja sama orang-orang berduit banyak tapi suka main hakim sendiri... bagaimanapun... si Than tetap lanjut kok jadi bodyguardnya! tapi yaaa... as bodyguard!! dia nggak mau terlalu masuk dan ikut campur lagi dengan dunia rival saudara si Pheem yang kelam ini... terlalu dark! terlalu sus diberbagai sisi... jadi trust issue! jadi suudzon mulu ntah pihak mana yang kawan, mana yang lawan! kalo nggak bahas pekerjaan... gausah cakapin gue, ceunahhhh...!!.


Boomerang balik dari Pheem! jadi skor Chet VS Pheem = 1:2! Yups! si Pheem mengirim foto bukti persekongkolan Chet dan ntuh pejabat. Bingo! kena amuk lagi kan ama si Thanet.. soal case fentanil... si Thanet sebenarnya realize kalau memang perbuatan si Chet, tapi dia membiarkan menumpahkannya sama si Pheem demi ngeprotect si Chet sebagai anak sulung! anak pertama! logik-nya dimana-mana warisan kekayaan itu kan diutamakan jatuh ke anak pertama kan biasanya.... eh! malah ketahuan sekongkol sama pejabat itu... iya dah metong sih! tapi still.. hal ini bisa menjadi skandal apalagi status proyeknya jadi tertunda... makanya si Chet marahhhh bangettt.... mana dia kaga tau lagi keberadaan si Pheem ada dimana, jadi gak bisa gercep balas dendam.. -- Terkait projek itu gimana dong? supaya bisa berlanjut... mereka butuh investor baru! dan si Pheem sudah punya planning dengan investor asal Singapur, Mr.Jason Lee! kita sebut saja Jason...! bicara soal si Jason ini... hubungannya dengan si Pheem actually nggak tergolong baik... dikasih cinta ama si Jason, eh... si Pheem pergi ninggalin sambil merampas aset si Jason! dan sekarang katanya butuh bantuan?? okelahh... satu-satunya hal yang make sense sama nae yaitu! si Jason masih ada rasa sama si Pheem! tapi gak bisa percaya penuh lagi sama si Pheem! meibi si Jason mikirnya 'atleast gue masih bisa icip iblis tampan nan pulen ini :v' sambil menggrepe-grepe sih Pheem! --- Jangan harap si Pheem pas digrepe si Jason bakal : "Jaga tangan anda yaa!!" No.. No say! malah makin digodanya...! ingat.. godaan si Pheem termasuk bagian dari rencananya dia loh! jadi bukan didasari atas cinta juga. Oh... ya! kaitannya apa antara Pheem & Jason dengan RS Baru si Thanet? inilahhh cara si Pheem masuk lagi ke arena... dia akan join bareng si Jason as pihak investor... yang akan turut mendanai kerjasama dengan projek RS baru si Thanet...


Jujur, nae suka banget pas scene ini melihat si Chet menahan geramm dan dongkolnya karena di depan publik... melihat saudara rivalnya is back! tapi kali ini makin menjengkelkan karena dia bagian dari pihak investornya! -- Gak cuma si Chet yang dongkol.. si Than juga dongkol! hah? kok bisa ye kan? terakhir kita tahu kan mode "gausah cakapin kalau gak penting!" padahal kita juga tahu... Than & Pheem tuh saling ada rasa! udah sampe cipokan pun! tapi karena case pejabat itu... hubungan menjadi renggang... udah renggang + si Pheem menjalanin rencananya dengan si Jason which is... si Jason masih interest sama si Pheem... bayangin say... ngambek sih ngambek tapi perasaan sayang masih ada ya Than... makanya melihat moment Jason-Pheem bermesraan di depan publik... even.. di depan mata kepalanya sendiri melihat si Jason meremas bokongnya si Pheem, dan si Pheem tersenyum ke arah si Jason.. kalau nae jadi si Than pasti cemburulahhh!! calon ayang gue digrepek-grepek ye kan!! -- Apakah si Than akan diam saja? kalau suka ya Act lah! buktikan! sudah say... si Than dah berusaha kek : "nanti lo gue jemput aja ya!" tapi si Pheem kekeuh gausah jemput, dia lagi ada urusan sama si Jason... si Than pun makin kekeuh : "Gapapa gue senggang banget kok!" makin ditolak si Pheem... dan makin terasa nyesek cemburunya ya say!! si Pheem bagaimanapun dia harus melancarkan rencananya... oh ya! si Jason juga kek merasa kek ada something antara Than-Pheem ye kan, Pheem be like : "Gak ada kok sesuatu diantara kami! dia cuma bawahan gue aja! kenapa gue kudu mikirin dia?" sambil mencium romantis telapak tangan si Jason... scene ini tuh... nyeseknya nembus layar say... nae yang nonton ikutan nyesek nih hati.. Melihat si Than ditinggalin sendiri dan si Pheem pergi akan berduaan ama si Jason...


Pergi berduaan emang ada urusan bahas rencana mereka untuk masuk mendapatkan Thanavej.. but, setelah itu yaaa... Jason & Pheem bakal ngevve juga malam itu T-T sumpahh yaa! meskipun nae nggak ngeship mereka berdua ini even not ghostship! tapi bodynya Jason yang ugghhhh sexy abis + bodynya Pheem yang sexy pulenn... benaran memanjakan mata nackal nae say T-T otak fiktor nae auto kumat!! ya gimane kaga kumat, si Pheem megang kedua pingtil si Jason terus sambil mengecup roti syobeknya hhmmpp! :v eits! tapi gak sampe selesai kok.. alias nanggung! karena si Pheem dapat telpon dadakan dari si Than kalau Bi Nitt dalam bahaya!! :o -- Bi Nitt kenapa? awalnya nae juga sama cemasnya kek si Pheem, soalnya Bi Nitt kek ada yang ngikutin dari belakang... nae kira saat Bi Nitt ambil foto si Chet dan pejabat itu ketahuan... jadi kena teror si Chet kan! ternyata... emang orang yang lagi mintol bantuan untuk istrinya lagi urgent!! yaaa! gimana Bi Nitt nggak makin panik... dikejar sama yang panik jugaa!! jadi keburu suudzon kan... dan saat Bi Nitt diikuti dari belakang, dia gercep ngehubungi si Than! well.. ternyata cuma salah paham.. jadi Bi Nitt menyuruh si Than untuk kabari si Pheem.. gak jadi, cuma salah paham doang kok! eh... malah yang lain dikabari si Than :v --- Alasan si Than sih lupa ngabarin :v idih.. jaim beut lu Than :v padahal Pheem dan nae langsung connect akan sikap si Than itu sebenarnya karena dasarnya dia tuh cemburu! supaya si Pheem kaga berduaan mulu sepanjang malam sama si Jason. Pheem be like : "Tenang aja! gue dan Jason cuma sebatas rekan bisnis aja kok! dari dulu pun emang gini... hanya untuk keuntungan semata bukan karna cinta! gue ngasih tau ini... biar elo tenang!" ehemm... baru deh tenang cemburumu kan Than.. dan akhirnya bisa nganterin si Pheem pulang....


Misi si Pheem untuk masuk ke Thanavej masih berlangsung! dimana si Risa menyuruh si Pan untuk meretas sistem RS mereka... membagikan laporan keuangan serta menyebarkan rumor kalau RS Thanavej bakal bangkrut.. dampaknya? para investor lain jadi marahhh dan mendesak si Thanet, jikalau proyek RS baru mereka kaga mulai juga dalam seminggu ini.... siap-siap si Thanet bakal dituntut!! ini tuh benaran genting moment banget... mencari investor baru tuh nggak mudah loh! mana calon investor mereka kemarin diambil si Jason pas di depan mukanya.... disinilah si Pheem bergerak maju! dimana dia sebagai perwakilan si Jason menawarkan diri sebagai investor! keraguannya mungkin dari POV si Thanet... emang dah curigong kek menganggap si Pheem adalah impostor... membawa orang asing ke bisnis keluarganya! tapi si Pheem mencoba meyakini be like : "Aku gak bakal membiarkan Thanavej jatuh ke tangan orang lain!" beside... semisal si Thanet mau nolak pun... ga bisa say!! mau-gak-mau dia pun harus mau and... berkas penandatanganan kontrak pun sedang dipersiapkan! :3 si Risa juga dapat keuntungan disini... dia naik jabatan lebih tinggi! meanwhile si Chet ya udah bisa ketebak... marah-marah gak terima (-,-). Terus mendatangi si Risa sambil misuh-misuh & ngata-ngatain... si Risa refleks melawan balik dong.... maki vs maki.. terus nyiram kopinya ke si Chet :v Risa be like : "Gue pengen liat gimana cara Pheem menyingkirkan elu.. apakah akan sesuai dugongan gue? ngapain masih berdiri disono? bukannya dah minum kopi? harusnya dah bisa melek kan!" .. Beuhh! Chet VS Risa : 1:1.


Di next scene nya si Than kembali cemburu.... jadi si Than membawa sesuatu yang mau dibahas terkait perkembangan penyelidikan keberadaan si Wut kan... tapi si Pheem nyuruh si Than pergi aja dulu... bahas di lain hari aja... dan yang kembali bikin jealous tuh ternyata si Jason ada di apartemennya si Pheem. --- Nae yakin si Pheem juga sebenarnya ngeh pasti si Than bakal salah paham lagi melihatnya sama si Jason, makanya ntuh anak dengan penuh kesadaran diri mendatangi langsung ke rumah si Than... kek : "Dengarin penjelasan adek dulu bang!" but you know what apa yang membuat si Than dongkol banget saat itu... yaa melihat sikap si Pheem selama ini yang fokusnya ke Thanavej! Thanavej! Thanavej! padahal perjanjian mereka awalnya kan selain emang Thanavej ya mencari bukti si Chet lah yang ngefitnah si Than dulu.. but see now! kasus Fentanil rasanya udah gak jadi fokus utama si Pheem lagi... padahal dari POV si Than itu penting bangett... dia masih mencoba menyelidiki si Wut, tapi si Pheem kek udah nggak minat lagi. -- Masih asik-asiknya debat pilkada... fokus si Than salfok ada yang mau menembak mereka... untung gercep ya wak.. langsung mengelak... but! situasi emang nggak aman... ternyata dirumah si Than sudah dikepung para oknum dibawah komando si Park... don't worry! situasi langsung terkendalikan karena si Danai utusan si Thanet datang untuk melindungi si Pheem. -- Logic-nya! semisal si Pheem metong! which is dia bagian dari pihak investor itu artinya proyek RS barunya tertunda lagi dan berpotensi gagal total serta dituntut! makanya si Thanet marah banget sampe menghajar si Park sampe bebek-belur! nah.. datang nih si Chet melindungi si Park! kena hajar lagi ama ayahnya! wait.... di adegan ini tuh... nae sempat ngeship ParkChet :v tapi nae keep aja dulu yahh! nanti nae bahas di part review nya :v karena selama nae menontonnya nae kek ada merasakan something tapi nae tahan aja dulu... kita fokus dulu ke plot saling menjatuhkan sesama saudara ini.


Karena debat mereka tadi belum dapat jawaban + ada insiden... bukan berarti si Than jadi melunak ya say.. masih ngambek cok... jadi si Pheem akan ngasih tau secretnya, dia nyuruh si Than ngambil sebuah box dari dalam lemarinya... which is isi box itu adalah cincin mainan pemberian si Than waktu masih bocil yang sampai saat ini masih disimpan dengan baik oleh si Pheem... dari expresi si Than emang kek tersirat "ternyata bocil yang gue tolong waktu itu berada dihadapan gue sekarang!" tapi kenawhy si Pheem nggak ngasih tau selama ini? becoz... si Pheem merasa nggak enak... dia bukanlah anak polos biasa seperti mereka awal bertemu dulu! sekarang dia berubah jadi evil! T-T yang ada dibenaknya cuma gimana cara merampas harta ayahnya... cincin itu lah ibarat reminder bagi si Pheem! kalau dia tampaknya aja strong di luar.. di dalam masih bocil yang butuh perlindungan dari bebeb Than. Pheem be like : "Jangan tinggalin adek ya bang! adek pengen abang berada di sisi adek... jangan pernah tinggalin adek ya.. p'Than!" beuhh.. apa gak luluh tuh si Than :v -- Kalau ditanya nae! to be honest... nae pun jadi trust issue njir nonton ini series... makanya nae bisa relate sama si Than pas ngomong "gue jadi trust issue.. gak tau lagi ntah mana yang baik, mana yang jahat!" karena si Pheem benaran sus banget! termasuk ini tuh apa maksudnya mandangin cincin mainannya di kamar mandi dengan tatapan sus kek gitu? apakah dia menggunakan trik cincin itu untuk melunakkan emosi si Than? tapi di lain sisi dia juga ada rasa sama si Than? hmm... ntahlahh.. pusing pala nae! T-T -- Mending fokus ke kontrak perjanjian kerjasamanya yang di pending dulu!! which is membuat si Pheem & Risa pada terheran-heran! why? padahal udah selangkah lagi misi mereka melengserkan si Chet berhasil... apa yang membuatnya terkendala? ya si Chet itu sendiri.... dia menghasut si Thanet kalau bisa saja tujuan si Jason jadi investor tuh pengen mengambil alih Thanavej + si Thanet gak bisa mempercayai si Pheem juga sepenuhnya... si Chet pun minta kesempatan! dia bakal berdiskusi dengan kerabat emaknya, Tn.Jenpop! sebagai investor pengganti si Jason... karena dirasa omongan si Chet make sense, makanya si Thanet nge-ACC supaya di pending dulu tandatangan kontraknya...


Dan untuk menghentikan si Chet... mau-gak-mau Pheem & Risa kudu kembali mengusut case fentanil dengan mencaritahu dimanakah keberadaan si Wut saat ini!... Than be like : "Tumben nanya-nanya keberadaan si Wut lu pade!" :v wkwkwk! ngersarkas ya Than :v selama ini dia menyelidiki sendirian, tuh Pheem dll udah EGP! tiba ada butuhnya... baru datang lagi nanya perkembangannya... -- Okehhh... sejauh ini memang masih sulit untuk menemukan keberadaan si Wut... jadi mereka menggunakan metode "pancing keluar"! -- Kalo gak tahu dimana, ya kita pancing aje gitu ye kan! jadi si Pheem emang sengaja pura-pura mengetahui keberadaan si Wut ada dimana dan ngelaporinnya ke si Risa... nah.. yang dipancing tuh saha? ya.. si Park! yang mendengar percakapan Pheem & Risa auto gercep ngasih tahu si Chet dan si Chet pun memerintahkan si Park untuk memindahkan si Wut ke tempat baru...! Gotchaaa!! ngeekor deh tim Pheem cs ngeekor dari belakang... until ketemulahh lokasi keberadaan si Wut... sempat ada perlawanan dari pihak si Chet & Park... but sialnya si Wut keburu kaburrrrr....... don't worry! langsung dapat kok... dan disekap oleh Pheem, Risa & Pun! and yup! si Wut pun ngaku kalau emang si Chet lah pengedar dan ngefitnah seorang polisi terkait kasus fentanil beberapa tahun lalu. -- Rekaman video pengakuan si Wut sampai kepada si Thanet... alhasil yaaa... si Chet didepak...! disuruh ke DaNang! udah gak ada ampun lagi untuk si Chet... si Thanet benaran EGP, bodo amat, pokok'e lu pegi dari sini...... -- Tanda tangan kontrak pun dengan si Jason sudah dilakukan.... membuat si Chet murka kesetanan banget, nae sampe cemas gak takut ni anak kena darah tinggi marah-marah mulu njir sampe urat lehernya bersitegang -,- Aigoo!! saking emosinya, jadi dia mau menabrak si Pheem ye kan, untung si Pheem gercep menghindar, dan si Chet lah yang cedera karena sikap berpikir pendeknya itu.


Siapa yang disini mengira si Jason mau kerjasama dengan si Pheem karena yaaa.. masih ada rasa sama si Pheem? Nae akan dengan penuh kesadaran diri angkat tangan!! :3 well.. tampaknya nae melupakan ucapan si Pheem kalau dia dan si Jason tuh dari dulu hubungannya didasari dengan keuuntungan... yang jelas bukan keuntungan dari segi asmara! -- Jadi si Jason emang pengen balas dendam sama si Pheem atas perbuatan si Pheem dulu! mengingat dia sekarang jadi investor proyek RS baru! dia akan berusaha menyingkirkan si Pheem... dia akan memakan semua saham si Pheem dan Thanavej akan jatuh ke tangan si Jason... -- Untungnya otak si Pheem jago ya say! dia sudah planningnya sendiri untuk menangani si Jason ini. So! si Jason sengaja membawa si Pheem ke dermaga alasannya doang mau bahas kerjaan... tapi nyatanya dia mau nge-kill si Pheem disana... sampe nodongin pistol! terus apa planning si Pheem? berkaitan dengan kelakuan bejad si Jason dulunya tuh... si Jason juga investor di perusahaan lain... dan yup! sama seperti tujuannya dengan Thanavej... perusahaan lain itu akhirnya dilahap menjadi hak milik si Jason! dan ownernya jadi gila.... bawaan gilanya itu loh pengen membunuh si Jason... dah stress akut karena mengambil semua aset miliknya sampe ga tersisa lagi. -- Makanya si Pheem mewujudkan keinginan si owner gila itu... membawanya pergi dari RS jiwa, terus diam-diam dia sudah membawa si owner gila duluan ke TKP... makanya saat si Pheem ditodong senjata akan di-kill si Jason, si Pheem tuh ekspresinya benaran gak gentar samsek lo say! of course... karena bukan dialah yang akan dilawan si Jason, tapi si owner gila yang tiba-tiba aja dari belakang langsung nikam si Jason.. Cetassssssss!!! makan kurma instan lo ya Jason :v nah... akhirnya si owner gilanya metong duluan ditembak si Jason... dan saat mau menargetkan si Pheem... dia dilumpuhkan oleh si Than! (dia dapat kabar kalau ayangnya in danger, makanya nyusul ke TKP!). -- Dikira si Jason sudah gak sadarkan diri kan? masih idup njirr... dan menembak perut si Pheem!! and in the end... si Jason juga metong ditembak si Than...


Kabar baiknya... untung si Pheem cepat dibawa ke RS jadi masih bisa diselamatkan.... dan ketika kondisinya sudah agak pulih, boleh pulang! si Pheem malah berdebat sama Bi Nitt! kalau dari POV Bi Nitt tentu cemas ya say! gimana gak cemas.... hidup keponakannya tuh benaran dalam bahaya banget, tapi diingetin dinasehatin, si Pheem nya justru bebal! si Pheem sudah terlalu jauh menyelami rasa sakit hatinya gitu loh... jadi dia akan kekeuh merampas apa yang seharusnya menjadi hak dia dan mendiang emaknya... beuhh!! makanya Bi Nitt kecewa akut... rasanya udah mengenal Pheem yang berbeda dengan yang dulu... Pheem yang sekarang benaran haus akan kekuasaan! --- Jangan kira perdebatan itu nggak membuat si Pheem sedih! dia sampe nangis loh!! T-T dia hanya pengen membalaskan rasa sakit atas kematian emaknya yang benaran gak ada keadilan samsek... benaran nyawa emaknya dianggap enteng!! gak ada yang disalahkan! gak ada yang dituntut! of course kalau nae membayangkan dari POV si Pheem itu nyesekkkkk banget... orang yang dia sayangi meninggoy dengan sia-sia... dianggap kek angin lalu! --- Untungnya disaat hati sedih... ada kanda Than yang mencoba menenangkan si Pheem dengan kisseu-kisseu :v terus cinta satu malam oh indahnya :v #ngevvek --- Jujur! nae sukaaa banget adegan ini.. sampe nae ulang-ulang! ;v emang yang fiktor-fiktor gini kapan sie nae gak suka? :v #Plakk. --- Masuk deh kita ke tahap.. Than-Pheem mode kasmaran! yaa... kalo namanya kasmaran pasti dunia tuh dah serasa cuma milik mereka berdua say! kita-kita ini nge-kos doang! mereka nge-date! nge-romantis berduaan di rumah... duh beneran jiwa jomblo nae diuji banget :v when yeahhhh....! -- Untuk Bi Nitt... si Pheem mencoba minta maaf karena sikapnya waktu itu. Nae rasa semuanya menjadi getting better gak sih? si Pheem berhasil ngedepak si Chet + bakal jadi pewaris ayahnya + megang proyek RS baru + Cowonya cakep! *lirik-Than & baikan sama Bi Nitt.


Miris! si Risa gak suka dengan itu semua... ya iri dong!! Mereka berdua kerjasama untuk menyingkirkan si Chet, tapi kok impact untuk dia tuh benaran gak sebanding! dia memang punya jabatan tinggi! tapi gak akan pernah lebih tinggi dari si Pheem! + si Thanet sudah ketebak... gak peduli setinggi apa jabatan si Risa! tetap tutup mata sama putrinya satu ini. Sering muji-muji si Pheem di depan si Risa... dan si Risa auto dongkol dong.... dia pengen more.... dia pengen membuktikan kalau dialah yang pantas menjadi pewaris Thanavej... dan mulailah si Risa menyiapkan strategi untuk melengserkan si Pheem.... -- Masih ingat dengan video pengakuan si Wut? satu-satunya diantara mereka yang belum tau kalo si Wut tertangkap dan ada video pengakuannya kan si Than! jadi si Risa mencoba mengompori si Than. Kenapa si Pheem nggak kasih tau bukti pengakuan si Wut sama si Than? karena si Pheem kaga mau karir Thanavej hancur...! kalo begitu... it means sampe sekarang pun si Than gak akan punya bukti untuk membuktikan dia tidak bersalah + si Than kan nyuruh bestienya mencari tahu siapa dalang dibalik merusak rumahnya waktu itu! itu juga sudah mendapat titik terang... setelah di cek dari berbagai sisi CCTV, duarrrrr!! ternyata pelakunya adalah si Pheem yang menyewa oknum, terus pas dah dihancurin, si Pheem datang-datang act like Hero & gak tau apa-apa kala itu. -- So! si Than pun ngetes si Pheem, mencoba mengungkit lagi siapakah dalang dibalik menghancurkan isi rumahnya kala itu.... and again! si Pheem kaga mau jujur! dan tetap menyalahkan si Chet, padahal jelas-jelas si Than tau kalau bfnya tuh lagi bohong.... so! apa yang akan dilakukan Than? pura-pura nutup mata! kek yaudahlah! abaikan aja... toh saat ini mana mereka berdua baru aja pacaran ye kan? masih dimabok asmara... sampe-sampe bestienya aja heran lihat si Than : "Mau sampe kapan lo tutup mata dibohongin terus?" + makin shock lagi, ada berita!! kalau si Wut ditemukan tewas! itu si Than langsung gercep sih nemuin si Pheem, dan lagi-lagi si Pheem kaga mau jujur! dia berbohong dan act seakan-akan dia belum menemukan si Wut dan sedang mencari-cari keberadaan si Wut.


Dirasa dah gak tahan lagi dibohongin, jadi trust issue ye Than :v makanya ni anak pun diam-diam pergi menemui si Chet. Chet be like : "Gimana gue bisa membunuhnya sedangkan gue aja sakit disini? semua kasus pejabat, Wut bahkan gue didepak karena cowo lu itu nunjukin video pengakuan si Wut sama ayah gue!" Cetasssssss....... makin shock dong si Than ternyata si Pheem benaran berhasil menemukan si Wut, tapi bohonggg mulu! terus disuruh si Chet kalo ga percaya coba geledah aja isi apartemen si Pheem, pasti ada bukti yang diselipin si Pheem ntah dimana... --- Kebetulan saat itu si Pheem ada urusan ye kan, jadi si Than benaran mencari disono-sini! dan ketemu deh sebuah flashdisk ditempat terpencil dibelakang cermin! -- Dan begitu di cek isinya!! DUARRRRR MEMMM.... semua bukti ada di dalam flashdisk itu! mulai dari si Chet pengedar fentanil, Video Pengakuan si Wut hingga kasus Pejabat yang sekongkol sama si Chet. -- Kebetulan pula si Pheem dah pulang dan kaget liat cowonya dah nangis sambil melihat bukti-bukti tersebut! Pheem be like : "Dengarkan penjelasan adek dulu bang!" beuhhh... apa lagi yang mau lu jelasin sih Pheem T-T dah seterang benderang itu faktanya, mau ngelesss apa lagi... si Than aja dah berusaha pengen ngemaklumin si Pheem tapi melihat kebohongan demi kebohongan yang sudah keterlaluan bagi si Than.. membuat si Than gak ada opsi lain, jadi dia akan mengambil bukti ini dan membawanya ke pihak kepolisian. Eh..! dicegat si Pheem... ya jelas dong! andai ntuh bukti sampe ke kepolisian.. si Thanet bakal ditangkap..., Thanavej akan runtuh!! dan si Pheem bakal kehilangan segalanya yang sudah dia upayakan kerja kerasnya selama ini. -- Si Pheem awalnya masih mohon-mohon dengan baik, kek be like : "Please bang, jangan lakuin ini.. di dunia ini banyak orang jahat, tumbang satu nggak akan membuat dunia lebih baik... bakal masih ada orang-orang jahat lainnya diluaran sana!" dibales si Than : "Kalo semua orang mikirnya kek elu! apa bakal masih ada harapan di dunia ini?".


Pokoknya mereka berdebat, si Than pengen menguak semua kasus-kasus kriminal yang terjadi, tapi si Pheem masih nggak rela karena bakal mempengaruhi apa yang dia capai... sampe-sampe mencoba membawa-bawa lagi kenangan masa bocil mereka.. and not works... :3 si Than nggak memandang si Pheem sebagai bocil polos dulu lagi! dah berubah sekarang ceunah... dan kekeuh pengen membawa bukti itu ke kepolisian... -- Well... si Pheem pun gak punya opsi lain say, kalo bicara baik-baik gak didengarkan... mau gak mau cara kasar pun dilakukan! Ho'oh! si Pheem menodong si Than pake pistol, ngancem bakal nembak si Than kalau membocorkan bukti itu! si Than pun nodong si Pheem.. jadi situasinya emang bakal saling tembak nih! jujur! nae deg-degan banget :o bedanya, si Than emang kecewa sama cowonya itu, tapi dia nggak tega menembak si Pheem, alih-alih malah menembak vas bunga di samping si Pheem. Nah... nae kira si Pheem bakal melunak kan?? ga woey!! T-T malah dia yang berani menembak si Than... emang sih!!! si Pheem nembaknya bukan di area yang fatal, kek semacam untuk melumpuhkan si Than aja... dan langsung gercep bawa ke rumah sakit.... terus, bagaimana dengan flashdisk bukti itu? dah dimusnahkan si Pheem!! kaga ada lagi. --- Dan begitu si Than sadar, si Pheem nampak cemas banget! Pheem be like : "Lo gak pa-pa kan bang? lukanya masih sakit ga bang?" reaksi nae = (-,-)! dan diwakili sama ekspresi si Than yang natap si Pheem kek tersirat : "lah si anjir... kan elu yang nembak gue!" -- Si Pheem mencoba minta maaf sama si Than, tapi apa daya say! kalau si Than sendiri dah kecewa berat sama si Pheem.... jadi apapun bentuk perhatian si Pheem selama si Than masih dirawat di rumah sakit.. itu ditolak si Than mentah-mentah!! nyesek gak? nyesekk lahhh... si Pheem nangis... si Than nangis... nae pun yang nonton ikutan galau...! eh.. lapak sebelah yang kesenangan karena rencananya berhasil...


Risa! rencananya berjalan mulus kek jalan tol! apalagi mengingat case si Than dirawat di rumah sakit karena ada yang menembak... dan diselidiki pasti tak bukan dan tak lain pasti si Pheem dalangnya! dia gunakan moment ini untuk membuat situasi makin panas! dengan mencoba mengompori ayahnya... --- si Risa ngecepuin si Thanet kalau si Than tau semua sisi gelap "Thanavej" semuanya, dan ngasih tau juga kalau si Than bukanlah polisi biasa, dia dulu bagian deketif yang mencoba mengungkit case fentanilnya si Chet. Tapi gagal... but mengingat sekarang si Than punya hubungan spesial sama si Pheem... bisa saja terjadi perdebatan yang membahayakan Thanavej, hingga akhirnya terjadi pertengkaran, dan si Than berujung dirawat di rumah sakit. --- Mendengar hal itu... jelas si Thanet kaga mau dong... kerja kerasnya runtuh! jadi dia ngasih si Pheem 1 langkah terakhir untuk dikerjakan dan membuktikan apakah si Pheem pantas jadi pewarisnya! yaitu : Singkirkan si Than!! -- Reaksi si Pheem pas si Thanet tau si Than di rawat di rumah sakit, si Pheem refleks noleh ke arah si Risa... Intermezzo! nae perhatikan si Pheem ini tipikal yang walaupun semisal dia di puncak dan si Risa kaga mengganggu dia, dia pasti bakal yaudahlahh gapapa!! tapi mengingat case sekarang ternyata si Risa mencoba menyingkirkan dia... vibes rival kembali mengencang!! -- Bayangin si Pheem dikasih misi membunuh cowo yang dia cintai itu sesesek apa... dan dia kaga punya waktu lama loh! jadi si Thanet memerintahkan asistennya, si Danai untuk memantau apakah si Pheem benaran menjalankan misi terakhirnya itu.


Si Thanet juga sempat menjenguk si Than sebelumnya... dan yup! berbedat... makanya ni anak walaupun rebahan di ranjang rumah sakit, sebenarnya dia dalam mode warning!! dia selalu waspada kepada siapapun yang datang yang bisa saja membahayakan nyawanya... termasuk pas scene ini nih! si Pan datang auto gercep si Than mau melawan!! tapi kedatangan si Pan bukan untuk nge-kill si Than, dia cuma mau kasih tahu, kalau si Thanet memerintahkan si Pheem untuk menyingkirkan si Than. Makanya ni anak diam-diam mencoba kabur dari rumah sakit... dan begitu si Pheem, Danai dan pengawal yang lain masuk ke ruang inap si Than.. Lahhh kosong??? Then, si Pheem menyuruh pengawal yang lain menutup semua pintu masuk/keluar rumah sakit untuk mengepung si Than. -- Nah ditengah-tengah pencarian! ketemu  pula sama si Danai.. sempat ada perlawanan dari si Than dengan kondisinya yang masih belum sembuh total... dan berhasil kabur dari si Danai... eh! tiba dia berhasil keluar dari rumah sakit.. ternyata sudah ada si Pheem di luar dan refleks menggetoknya sampe pingsoy! --- Than yang pingsoy pun di bawa ke sebuah tempat! bayangin... liang kubur si Than sudah disediakan njir.. digeletakin di dalam, kaki diiket, tangan diiket! awas dah lu Pheem ntar digentayangin hantu si Than lu dah! setan pun insecure njir... nae yang nonton sampe nggak habis thinking... dia rela nge-kill orang yang dia sayang! demi kekuasaan? Omaygat!! -- Nah! karena si Pheem bakal membereskan misinya, dia nyuruh si Danai cek sikon di jalan! jangan sampe ada orang yang tahu!! dan Dorrrrrrrrrrrrrrr!!! si Pheem menembak ayangnya... dan begitu di cek si Danai denyut nadi si Than sudah gak ada...! si Danai ngelapor ke si Thanet kalau si Pheem berhasil menyelesaikan misi terakhirnya! Mission Complete walaupun si Pheem pulang sambil meneteskan air mata. T-T.


Air mata buaya sih (-,-) toh besoknya si Pheem dah full senyum! yaiyalahhh... dah dilantik resmi sama ayahnya jadi penerus Thanavej! pokoknya si Pheem sukses berada dipuncak kejayaan! si Chet hanya bisa gigit jari marah-marah gak terima! si Risa yang kicep ga nyangka si Pheem benaran berani nge-kill si Than, padahal expektasinya si Pheem ga tega mengkhianati cintanya si Than, dan bakal menyingkirkan si Pheem dengan cara itu... akhirnya hanya bisa memasang senyuman palsu doang! padahal hati dah ngutuk karna gabisa ngapa-ngapain lagi... --- Hmm... bicara senyuman palsu... ini juga berlaku say sama si Pheem! emang bener dia di puncak kejayaan... bergelimang harta... jadi spotlight dihadapan banyak orang! seharusnya moment-moment kek gini tuh adalah moment yang dijamin bakal buat kita bahagia seumur hidup!! Well... tidak berlaku bagi si Pheem... di depan publik dia tersenyum... tapi kalau sudah sendirian.... pasti mode galau!! coz dia merasa.... ketika dia berhasil membuktikan dan membalaskan dendam atas kematian emaknya! melihat orang-orang yang meremehkannya sekarang sudah gak berkutik lagi... di lain sisi, kok terasa hampa ya!! kok sepi!! benaran sendirian.... yasalah elu sendiri Pheem... (-,-). Lebih memilih Thanavej daripada orang yang benaran elu cintai. --- Oh ya! rival Risa VS Pheem masih belum selesai ya say! si Risa nih gercep banget kalo soal mikirin ide-ide baru... jika dia secara fisik dan power emang nggak bisa melawan si Pheem. Jadi dia bakal gunain fisik seseorang yang mudah dibohongi untuk melawan si Pheem.... siapakah dia?? Iyes... si Chet! sama halnya dulu saat si Risa pengen melengserkan si Chet, dia gunain si Pheem untuk melawan si Chet! tiba si Pheem selangkah lebih maju! dan si Risa ternyata nggak bisa menghentikan si Pheem, dia gunain cara yang sama! + manipulatif... --- Si Risa diam-diam menyuntikkan obat-obatan ke infus emak si Chet, and... emak si Chet pun auto meninggoy.....


Kabar meninggoynya emak si Chet emang benaran mendadak banget! sampe-sampe si Chet marah-marah gak terima emaknya sudah tiada dan menuduh si Pheem lah pelaku pembunuhnya! logik-nya, kalau dari pemikiran si Chet tentu itu make sense banget kan si Pheem ngelakuinnya... karena si Pheem juga benci banget sama dia dan emaknya!! --- Mana dia datang-datang malah ngerusuh nuduh-nuduh si Pheem... dia dihajar si Thanet... diusir... be like : "Emak lo dah meninggoy! lo tuh dah gak punya apa-apa lagi! mending lu pergi dan jangan pernah kembali lagi.....!" --- Dangggg!!! belum hilang rasa duka dan nyeseknya... si Park tiba-tiba datang ngelapor kepada si Chet, kalau ada seseorang yang diam-diam memberikan berkas autopsi mendiang emak si Chet, dimana kejanggalannya di hari yang sama... ada obat yang hilang di hari itu, dan di cek daftar tamu penjenguknya, ada nama si Pheem tertera! Beuhhh... apa makin meleduk-leduk tuh emosi si Chet... dia datang-datang ke Thanavej nodongin pistol kepada si Pheem dan terus-terusan menuduh si Pheem lah yang menyuntikkan sesuatu sampe emaknya meninggoy.... Thanet be like : "Diusir pun kaga jera nih anak njir!" auto ngedepak si Chet ke luar negri. -- Owkay... bagaimana dengan si Pheem yang emang bukan dia pelakunya? dia pergi menemui Bi Nitt untuk mintol bantuan.. walaupun Bi Nitt udah muakkk banget sama keponakannya ini.... Loh! bukannya sebelumnya si Pheem & Bi Nitt sudah baikan?? Kumat lagi cok, but this time, worst!! --- Fine..... kita akan mundur lagi say... di hari perseteruan Pheem VS Than karena si Than ngotot pengen membawa flashdisk bukti itu ke kepolisian.... ketika si Pheem menembak si Than, dan si Than dirawat di rumah sakit. Bi Nitt datang menjenguk dan panik! siapakah yang meneror si Than ye kan! eh... ternyata pas dia tahu pelakunya adalah si Pheem demi mempertahankan Thanavej! disitu Bi Nitt udah kecewa banget! nggak habis thinking keponakannya benaran sudah terlalu dalammmmm in the darkness... bahkan menembak orang yang dia cintaipun, si Pheem berani banget.


Udah tau bersalah..... si Pheem terkesan kek ga tau malu say! dia dah ngecewain Bi Nitt tapi masih memohon bantuan. Masih ingat kan saat si Thanet ngasih si Pheem misi menyingkirkan si Than. Itu si Pheem emang sampe dilema berat dengan waktu yang mepet banget!! ya wajar sih ditahan-tahanin muka tembok mohon-mohon sama Bi Nitt, kalau si Pheem nggak bisa benaran membunuh si Than... jadi si Pheem mintol, adakah obat yang bisa melemahkan denyut nadi tapi bukan mati! + ketika si Pheem berhasil menjalankan misinya, dia meminta Bi Nitt untuk segera menyelamatkan si Than. -- Makanya ketika malam itu... si Pheem nyuruh si Danai berjaga di jalan... padahal itu mah alesannya dia aja biar bisa menyuntikkan obat pelemah denyut nadi itu. Makanya saat di cek si Danai! mission complete bcoz ya dipegang pun dah gak berdenyut nadi si Than... -- Begitu, mereka pergi... si Pheem bukan menangisi perbuatannya, tapi menangisi perjanjiannya dengan Bi Nitt.. dimana... Bi Nitt bakal bersedia membantu si Pheem dengan satu syarat! mereka putus hubungan! jangan pernah ketemuan-ketemuan lagi... termasuk sama si Than. --- Si Than malam itu pun langsung dapat pertolongan dari Bi Nitt & si Phaen yang ternyata sudah ada di TKP sedari tadi memantau... --- Jadi, si Than masih idup? Iya dong!! kondisinya pun sudah memulih... tapi batinnya masih segar banget lukanya say! dia benaran kecewa akut banget sama si Pheem dan mencoba menghapus semua kenangan-kenangan indah dulunya bersama si Pheem... yang tersisa sekarang hanyalah sakit hati, kekecewaan, menyesal karena sudah pernah percaya sama cowo yang bahkan berani mencoba merenggut nyawanya.. --- Nah! si Pheem emang nepati janjinya... gak pernah nemuin Bi Nitt, ataupun mencoba mencari tahu keberadaan si Than ada dimana... but, this time... rasanya dia mau-ga-mau benaran harus muka tembok!! dah dimarah-marahi Bi Nitt pun masih memohon-mohon minta bantuan menyelidiki siapakah dalang pembunuh emaknya si Chet. -- Untung aje Bi Nitt bisa melunak ye kan... dan menyelidiki kasus obat yang hilang ternyata berupa sebotol insulin dan dicurigai ada yang menusukkannya ke ingfus mendiang emak si Chet, dimana dalam casenya... kalau obat ini masuk ke tubuh emak si Chet, maka gula darah emaknya akan menurun drastis... detak jantung terganggu, itulah makanya pas kejadiannya mendiang emak si Chet tiba-tiba aja kejang... dan RIP!! --- Pertanyaannya! berarti pelaku pembunuhnya bisa kabur bahkan sebelum efeknya bekerja, ya kan? but who??


Risa!! si Pheem langsung bisa ngebaca taktik rivalnya ini. Si Risa membunuh emak si Chet, kemudian mengkambinghitamkan si Pheem VS Chet lagi! -- Memanipulatif si Chet yang mudah emosian! Risa be like : "Gue pengen elu ngebantu gue menyingkirkan si Pheem!" nae ngakak pas si Chet be like : "Nah kan!! mampus kan lu!! dasar bego!! kegayaan banget sekongkol sama si Pheem.. tapi ujung-ujungnya terdepak juga.. pantesan ayah gak pernah suka ngeliat elo!" but akhirnya mereka berdua bekerja sama untuk menculik si Pheem... -- Yang di scene ini nih.. ketika si Pheem selesai dari acara sosial... si Risa melancarkan aksinya dengan oknum yang memadamkan lampu! nah.. situasinya kan jadi poek tuh! terus ada bodyguard abal-abal yang mengarahkan si Pheem ke dalam mobil. -- Diperjalanan pun rutenya kok agak lain ye kan, dirasa sus... si Pheem pun ngeninterogasi ntuh bodyguard! setelah di tesnya dah dugaannya bener bukan bodyguard asli... si Pheem mencoba mencekik tuh oknum abal-abal pake dasinya! dan berhasil keluar dari dalam mobil... Eits! belum sampai disitu aje, si Pheem dikejar oknum itu dan baku hantam sama si Pheem... + didatangi si Chet pula.. disitu si Pheem benaran terpojok banget, dia dibius dan disekap disebuah bangunan kosong(?). -- Pokoknya puas banget lah si Chet menabok menghajar si Pheem sepuasnya... meluapkan emosi sama musuh di depan matanya. Menyuruh si Pheem ngaku kalau dia lah yang membunuh emak si Chet. Si Pheem dah jujur sih.. emang bukan dia.. tapi si Risa yang pengen dia dan si Chet saling membunuh. Tapi si Chet nggak percaya.... dan malah menodong pistol kepada si Pheem dan mengancam akan membunuh rival saudaranya itu. Si Pheem mah dah pasrahhhh.... toh hidup seperti sekarang ini, tanpa orang yang dia cintai disisinya rasanya sama aja hampa... jadi si Pheem dah siap-siap menerima ajalnya ye kan... eh! tiba-tiba aja ada suara tembakan dari arah lain. --- Hello madafakahhhh.... Than is back! menyelamatkan si mantan brengsek... dia berhasil melumpuhkan si Chet dan Park... serta berhasil membawa si Pheem kabur.


Pertanyaan nae dan si Pheem sama kek "gimana dia bisa tahu keberadaan si Pheem?" dulunya... pas masih pacaran... si Than ngasih gantungan kunci sama si Pheem! sejak putus.. si Pheem sering mengenang barang-barang pemberian mantan cwknya itu. Termasuk gantungan kunci yang sering dia bawa kemana-mana. Funfact dimana gantungan kunci itu ternyata diselipin GPS ama si Than... makanya ketika dia cek lokasi pergi si Pheem nggak kek tempat biasa... si Pheem nyusul kesana dan bener kan mantannya itu dalam bahaya!! --- Sementara... si Than membawa si Pheem ke sebuah penginapan supaya bisa ganti baju, istirahat sampai situasi aman.. -- But, dari POV si Pheem sendiri dia rindu beratt sama si Than, sampe refleks memeluk mantannya itu.. si Than ojelas dong langsung melerai pelukan si Pheem... beuhhh!! nyesek gak Pheem.... sampe nangis kan lo! kalau nae mah bersalah banget itu dulu tega banget sampe nembak si doi, tapi tiba kita yang dalam bahaya, si doi datang menyelamatkannya. --- Paginya... si Than masih menemui si Pheem... masih beliin sarapan dan nganterin si Pheem pulang.... itupun pas sampe di depan rumah si Pheem, Than be like : "Ini terakhir kalinya gue ngebantu elo! karena gue mau membalas budi Bi Nitt yang sudah menyelametin hidup gue! lain kali mau sebahaya apapun idup lo.. gue gak bisa bantu lagi." --- Danggg!! ---- Oh ya! hari dimana si Pheem diculik... itu si Thanet benaran kecarian banget... karena si Pheem tuh benaran "wajah baru" Thanavej, dia punya banyak schedule janji dengan orang-orang penting... jadi semisal si Pheem nggak bisa hadir... itu bakal merusak imej Thanavej... -- Misi si Risa pun masih berlanjut.. dimana dia ngadu kepada ayahnya itu kalau kemungkinan yang menculik si Pheem adalah si Chet yang balik dari luar negri.... Fix sih! emosi si Thanet meluap... dia memerintahkan anak buahnya untuk menangkap si Chet dan Park... menghajar mereka berdua membabi rabun pake pemukul golf njir... nggak kebayang sesakit apa itu :o.


Masuk deh si Pheem ke dalam rumah! tapi situasi bukannya mereda saat tahu si Pheem masih idup... tapi justru makin tak terkendali sih nae nontonnya! ya gimana ga terkendali lagi say! si Chet benaran emosi akut... dia berhasil merebut pistol dari si Danai dan meneror si Pheem membabi rabun... mengejar! baku hantam sampe-sampe perseteruan pistol yang pas nontonnya nae dah deg-deg-ser takut banget si Pheem kena tembak! eh... yang bikin shock tuh ternyata karena perseteruan itu si Chet nggak sengaja kepencet peletuk pistolnya dan mengenai si Thanet yang baru sampe di depan pintu TKP! mana langsung kena di dada lagi!! :o Omaygat! Jujurly... itu benaran moment yang bikin nae sampe melongo karena gak expect si Thanet yang tertembak... --- Ketika insiden itu... yang melihat pistolnya berada di tangan si Chet yaitu si Risa, Pan, Park, Danai... tapi yang benaran jujur adalah si Danai... sementara sisanya itu yaaa... langsung masang skenario palsu, mereka memutarbalikkan fakta kalau si Pheem lah yang menembak ayahnya, even si Thanet dimoment-moment sekaratnya aja nyebut si Chet lah yang menembaknya dan karena si Pheem langsung diteror akan ditembak si Park... si Pheem pun disuruh ayahnya untuk segera kabur dari tempat itu..... --- And because si Danai satu-satunya saksi mata yang jujur! dia juga jadi korban njir... dibunuh si Pan.... kemudian si Risa terang-terangan meneror si Pheem... menembak si Pheem.... luckily.. ternyata si Than belum pergi dari daerah itu.. meibi dah feeling kali ya say! bisa saja sikon rumahnya bakal gak aman, ternyata emang se-chaos itu.... dan si Than berhasil membawa si Pheem kabur lagi... -- Terus kondisi si Thanet gimana dong?? sempat dilarikan ke rumah sakit but! sudah gak tertolong!! lagian kalo udah kena pas ke dada, mau berharap apalagi coba? T-T nae aja dah feeling pasti gak selamat ini si Thanet.


Meskipun ayahnya red flag! kepergian ayahnya tetap membuat si Pheem berduka banget... dia dibawa si Than bertemu Bi Nitt untuk segera dapat pengobatan. Dan ketika kondisinya sudah membaik... serta mengingat situasi di daerah itu sudah rawan akan inceran si Chet & Risa... so... si Than membawa si Pheem bersembunyi ke rumah ortunya di luar kota. -- Gimana reaksi ortunya pas melihat si Pheem yang katanya "teman" ya Than :v ortunya baik sih! dan welcome banget sama si Pheem... dan selama tinggal bareng ortunya si Than, si Pheem juga sadar diri kok, bukan sekedar ngabisin beras camer ya Pheem, ikut bantu beres-beres juga. Terlebih... ada juga moment dimana dia realize dibalik keberlimpahan harta keluarganya, ada 1 hal yang membuatnya iri akan keluarga si Than, yaitu rasa kekeluargaan... me time bareng family yang terasa hanget, which is yang gak pernah dirasakan si Pheem sejak bocil! --- Emak si Than juga cerita bagaimana kondisi si Than berada dititik terendahnya ketika didepak dari kepolisian! makanya si Pheem minta maaf banget sama si Than, karena perbuatannya selama ini, justru membuat semakin menambah lebar luka batin si Than... --- Lalu bagaimana dengan si Than, yang saat dia kecewa akut sama si Pheem dan mencoba move on tapi nyatanya dia selalu ada dan membantu si Pheem... dan always be like : "Ini terakhir gue bantu elo!" -- "Yang lalu biarlah berlalu!" tapi sikapnya aja masih nampak kek masih ada rasa gitu loh... jangankan nae... si Than aja bingung sama dirinya sendiri sampe gundah sendirian... Melihat sikap si Than yang nampak gelisah... ayahnya ngeh kan, dan mendatangi si Than yang curhat nih, semisal ayahnya suka sama seseorang tapi dikhianati orang itu... dan terus merasa takut dikhianati lagi, apakah ayahnya bakal stay sama orang itu atau lebih baik pisah.... -- Well! kita dapat masukin yang heart-warming banget say! ini semua tergantung hati kita.. kalau kita masih belum bisa memaafkan yasudah setia ama diri sendiri aja... biarlah dia menjadi bagian masa lalu. Tetapi jika kita bisa memaafkannya dan memang masih ada rasa... kita tuh harus benaran percaya dulu ama diri sendiri apakah kita benar-benar sudah bisa memaafkan si doi sehingga katika nyambung, nggak bakal trust issue lagi! Ayahnya si Than be like : "Jadi.. inti dari semua pembahasan kita ini, pasti tentang si Pheem kan?" :v wkwkwk! Iya om! :v gausah bohong deh lu Than :v.


Si Pheem selama tinggal bareng ortunya si Than. Memang terasa tenang dan aman! tapi perang saudara masih belum berakhir!! si Risa saat si Thanet meninggal cuma shock dikit + air mata buaya!! besoknya dah kerasukan setan lagi nih cewe... dimana dia sebenarnya nggak kepengen si Thanet meninggoy, supaya ayahnya itu bisa melihat! akhirnya... putri yang selalu dipandang sebelah mata kek dia bisa mengendalikan Thanavej. --- Yang ketar-ketir tuh sekarang si Chet... meskipun yang lain tetap ngotot nuduh si Pheem... si Chet selaku tersangka! walaupun dalam case nggak sengaja... makanya dia nurut-nurut ae ngikutin skenarionya si Risa untuk memancing si Pheem keluar dari persembunyiannya..... dimana mereka bekerja sama! menuduh si Pheem lah yang menembak si Thanet dan mengeksposnya ke publik...! fix... si Pheem menjadi buron.. --- Berita ini menjadi rame! termasuk sampe ke telinga ortunya si Than. Si Than pun langsung gercep kok menenangin kedua ortunya kalau si Pheem tuh kena fitnah... dia dan bestienya sedang menyelidiki siapa pembunuh sebenarnya ayahnya si Pheem... -- Bagi Pheem pribadi... tentu rasanya udah gak enak lagi / act gak terjadi apa-apa ketika ortu si Than sudah tau masalahnya, makanya dia diam-diam pergi dari rumah ortu si Than sambil ninggalin secarik pesan perpisahan!! --- Itu si Than sampe cemasss banget pas baca pesan perpisahan si Pheem! katanya "jangan cemasin gue bang! gausah cari adek lagi!" sementara di luar sana si Pheem dikenal buronan... makanya dia langsung tancep gass mencoba mencari keberadaan si Pheem ke pasar, ke jalan, ke stasiun... dari hari terang... sampe poek!! -- Yang namanya jodoh nggak kemane ye kan... ketemu lagi di hotel :v okehh... nae kira si Pheem ntah pergi ke luar kota ye kan... eh! ternyata dia pindah tempat tinggal ke sebuah hotel di kawasan itu... nah si Than yang mencari-cari sampe malam... melihat ada hotel nih! jadi dia inisiatif nanya ke resepsionisnya apakah si Pheem pernah mampir di hotel itu? eh.. panjang umurnya dimana si Pheem baru aja turun dari kamarnya!! dan langsung diajak si Than bicara empat mata di dalam kamarnya si Pheem.


Bicara betapa cemasnya si Than tiba-tiba si mantan pergi gitu aja sementara di luar gak aman untuk si Pheem... si Pheem pun wajar merasa gak enakan ya gak sie? setelah apa yang dia perbuat kepada si Than... ditambah masalah keluarganya makin ruwet! kalau nae ada diposisi si Pheem pasti nae angkat kaki dong T-T Jadi si Pheem pengen ngotot menyelesaikan masalahnya sendiri aja.. p'Than gausah ikutan ea!! adek gak mau membahayakan hidup abang lagi. Ehh.... malah disosor si abang :v dicipok njirrrrrr.... refleks nae tereakkk :v yey! gagal move-on kan lu Than :v Than be like : "Pokoknya adek jangan pernah pergi kesana ya! ngerti??" terus lanjut cipokannya... khilap banyak juga boleh kok :v sambil ngevvek ugghh! bauk pandan Thailand... mumpung masih di hotel ya kan Pheem? ya kan Than? kalo di rumah ortunya bahaya ntar dikira ngapain 2 cowo mengerang bareng di kamar :v #Plakk. -- So! bisa dibilang Than-Pheem sudah rujuk yagesya! nyambung lagi... udah nyambung daging sosis juga kan semalam :v karena esoknya si Pheem pun mau balik lagi tinggal di rumah ortunya si Than. -- Nah.. jika kemarin ngenalinnya sebagai "cuma temen" ceunahhh :v this time... Than be like : "Kami pacaran!" :3 don't worry guys! gak akan ada tambahan konflik lain kek gak direstui ortu segala macem... malah yang bikin ngakak tuh! ekspresi ortunya si Than diam sejenak... tapi setelahnya kek be like : "Oalahhhh cuma pengen bilang itu aja kamu toh! itu mah kami juga dah tahu, pasti ada something antara kelen dua sejak pertama kali datang" :v --- Makanya ni dua di rumah ada orangtua :v udah kaga ada takut-takutnya lagi bemesraan say... dunia serasa cuman milik mereka berdua :v.


Kembali ke case! kalau pake cara si Than yang pengen menyelesaikan dengan pihak kepolisian, which is mencari barang bukti kalau bukan ayangnya lah yang membunuh si Thanet...nae rasa keknya sulit sihhh yaaa dan pasti butuh waktu lama buangett.... makanya dari POV si Pheem... ni anak mau-gak-mau emang kudu keluar dari persembunyian dan menghadapi permasalahan ini! -- Ingat! sebelum dia menghadapi saudara-saudara rivalnya itu.. si Pheem harus ngeprepare strategi semateng mungkin! kita gak mau kan cuma modal berani doang! tapi tanpa persiapan... eh ujung-ujungnya metong dan nae yakin si Pheem kaga sebego itu makanya dia berencana dengan 2 tahap rencana! Plan for Than & Plan for Rivals... -- Kalau Plan for Than! dia emang nggak ngasih tau si Than akan rencana-rencananya ini... jadi si Than taunya si Pheem hanya setuju amanya kalau mereka bakal nyari barang bukti oleh kepolisian... dan mengingat Than & Pheem kembali ke mode romantis-romantisan... si Pheem gunain momen ini untuk menjalin hubungan ke tahap yang lebih serius! a.k.a melamar si Than :D kondangannn cuyyyy!!! akhirnya nikahhhh... karena di Thailand sekarang nikah sesama gender tuh dah legal ye kan, makanya mereka dah bisa urus surat nikah ke Capil... untuk pernikahannya emang digelar secara tertutup sih... cuma orang-orang terdekat aja...! walaupun begitu si Than merasa bahagiaaaaaaaa banget :v bahkan kepengen ntar kalau masalah si Pheem selesai, dia pengen ngadain pesta pernikahannya besar-besaran! :) hmm... sadly, ucapan si Than itu harus ditanam di dalam mimpinya aja... karena begitu si Pheem sukses menjalankan Plan for Than... nggak ada jeda lama untuk sesegera mungkin dia langsung menjalankan Plan for Rivals dimana dia nggak bisa ngelakuin ini sendirian.. dia butuh bantuan Bi Nitt... dengan mencampur semacam obat tidur ke minuman si Than dan ortunya supaya pas tidur tuh terlelapppp.... dan si Pheem bisa melancarkan Plan for Rivals tanpa ketahuan si Than... ketika Than & ortunya sudah dalam pengaruh obat tidur... berangkat deh cusss.... Bi Nitt mengantarkan si Pheem ke dermaga which is sudah buat janji sama si Chet.


Sudah ketebak dong yes! si Chet lagi dan lagi marah-marah nuduh si Pheem yang membunuh emaknya sambil nodong pistol. Then dijelasin si Pheem deh kejanggalan demi kejanggalan saat malam meninggoynya emak si Chet. And yup! si Chet gak believe gitu loh, Chet be like : "Halahh.. bullshit.. lo pasti nyuruh orang lain kan ngelakuinnya?" Pheem : "Biar gue tebak... pasti setelah emak lo meninggoy ada yang diam-diam ngirim dokumen sama lo kan? karena itu sama terjadi sama gue ada yang mengirim berkas kasus fentanil lo ke kantor gue!" Chet : "Maksud lo Risa???" -- Datanglah si cewe iblis ini... masih pasang topeng palsu seakan-akan berada di pihak si Chet dan menyuruh si Chet sesegera mungkin supaya membunuh si Pheem... Nah! kalo dari POV si Chet sebenarnya dia dilanda kebingungan akut... mau nembak si Risa atau si Pheem... soalnya kehadiran si Risa kok tiba-tiba aja yang notabene gak diajak, bisa tahu lokasi TKP + perdebatan demi perdebatan mereka, dapat penjelasan yang semakin masuk akal dari Pheem... seperti semisal si Pheem kala itu pengen membunuh emak si Chet, dia actually nggak perlu ngelakuinnya diam-diam, toh! kalau mau bunuh banyak orang pun pasti dia bakal aman, karena dia bakal dilindungi si Thanet as pewarisss gitu lohhh!! -- Ini hanyalah akal-akalan rencana si Risa, dengan mengadu domba mereka berdua! coba deh dipikirkan si Chet, semisal si Chet berhasil membunuh si Pheem... apakah status si Chet aman? No!!! si Risa pasti menggunakan case ini untuk menggugat si Chet nantinya, dan pada akhirnya... si Risa lah yang akan mendapatkan Thanavej... dimana dalam karirnya dia punya persamaan yaitu "tak pernah tersentuh darah" dia selalu mengandalkan tangan orang lain / anak buahnya untuk melakukan hal-hal keji... sementara dia berusaha menjaga bersih imejnya. -- Si Risa pun terpojok! dengan fakta & bukti seterang ini mana bisa ngelak lagi.. auto si Risa deh kena todong pistolnya si Chet... Well! ternyata si Risa juga udah ngeprepare! dimana bodyguard-bodyguarnya juga ada di TKP tuk menjaganya.


Adegan baku tembak pun terjadi untuk melumpuhkan si Pheem, Chet & Park... si Risa melepas topengnya... dia ngaku kalo dialah pembunuh emaknya si Chet! dan because rahasianya sudah terbaca dengan jelas oleh si Pheem... dia membuat plan B! skenarionya berubah... dimana Pheem VS Chet saling membenci satu sama lain, hingga terjadi baku tembak dan keduanya meninggoy... and yasshhh! Thanavej pun menyisakan satu pewaris tunggal... Risaaa!!! -- Dan kalau skenario nyata di TKPnya... si Risa pengen membunuh kedua saudaranya itu... luckily... si Park bisa mengambil moment tepat untuk menyandera si Pan, dan si Pheem & Chet bisa kabur...... eitss! masih belum aman karena mereka bertiga diincer-incer bodyguardnya si Risa. --- Di lain sisi... si Than terbangun lohhhhh kok dah malam ye kan... dan pas di lihat ke meja loh kok ada secarik note lagi?? dan kali ini notenya benaran note perpisahan!! si Pheem ngasih tahu kalau dia akan menghadapi rival saudaranya, dan semisal dia nggak berhasil, dia sudah meninggalkan sebuah kunci! untuk dibawa si Than nantinya ke bank! (warisan say!). -- Beuhh... auto tancep gass deh si Than..... wait... darimana si Than tau lokasi si Pheem? ingat GPS di gantungan kunci? dia mencoba mengikutinya.... tapi keliru! ketika si Pheem & Bi Nitt bakal berangkat ke dermaga, gantungan kunci si Pheem yang di meja nggak sengaja tersenggol dan jatuh ke dalam tas Bi Nitt dan si Pheem pun nggak ngeh soal gantungan kuncinya. -- Makanya pas si Than sampe... lohh kok malah sampe dan ketemu Bi Nitt ye kan! --- Jadi.. si Than pun memohon-mohon supaya Bi Nitt supaya pleaseee kasih tau dimana keberadaan si Pheem sekarang! -- Setelah tahu ke dermaga!! itu moment yang pas banget bertemu dengan si Pheem yang bersembunyi di bangunan-bangunan-kosong(?). --- Nae menontonnya lebih merasa tim Pheem kalah dari jumlah orang sih!! lagian mereka juga nggak expect si Risa tau pertemuan ini! makanya begitu si Risa nongol beserta bodyguardnya yang bejibun... situasinya benaran chaos banget... Chet, Park, Pheem, Than benaran kena teror disana...


Si Chet pun berulang kali kena tembakan... dan di detik-detik sekaratnya... dia menyuruh si Park untuk kabur! jangan sampe mati kek dia!! si Park kudu ngejalanin sisa hidupnya... dia juga berterima kasih selama ini sama si Park yang benaran loyalitas banget samanya... and si Chet pun RIP....! --- Beralih ke si Than dia juga kena tembakan.... udah kena tembak + kudu melawan bodyguard-bodyguardnya si Risa... -- Si Pheem menyusun rencana lain... dia mengambil senjata bodyguard lain dan menyandera si Pan... sehingga si Than pun bisa segera selamat kabur... Ho'oh! Bi Nitt ternyata ikutan balik ke dermaga... dan langsung menyelamatkan si Than masuk ke dalam mobilnya. -- Sebenarnya si Pheem bisa saja ikutan "selamat"! masuk ke mobil, tapi war is not over yet yeoreobun!! dia melepaskan kalungnya dan memberikannya kepada si Than... terus si Pheem kembali masuk ke arena perang... --- Dari POV si Than ini tuh nyesekkkkk banget.... seharusnya ayangnya bisa selamat... tapi ketika si Pheem lebih memilih kembali berperang ditambah dia nggak berdaya mencegat ayangnya... dia hanya bisa menyaksikan moment-moment ayangnya terpojok... bayangin dia sudah aman di dalam mobil yang bergegas menjauh dari TKP, tapi tatapan si Than masih ingat kuat bagaimana si Pheem tertembak berulang kali hingga akhirnya tercebur ke laut... --- Tragedi ini benaran dark banget! dimana si Chet dinyatakan meninggal dunia, si Pheem lagi dicari keberadaan mayatnya... kalo si Risa mah! dia masih gunain rencana B-nya! menuduh si Chet baku tembak sama si Pheem... dan Fix! Thanavej sudah jatuh seutuh-utuhnya ke tangannya...


Si Risa merasa senang dengan pencapaiannya... tapi disisi lain... ada orang-orang yang merasa kehilangan... of course si Than... setelah diobati, pulih dan tersadar si Pheem nggak ada lagi di dekatnya ini tuhhhhh!! duda moments banget ga sie say? baru aja nikah sehari, besoknya dah jadi duda... -- Bukankah dari pihak kepolisian sedang menyisiri laut? bagaimana hasilnya? nihil... yang dapat hanyalah sisa pakaian dan sepatu si Pheem di area kejadian dan Fix! si Pheem pun dinyatakan RIP!! --- Hari-hari si Than berubah jadi mendung... as duda galau!! mau makan pun gak selera... semangat hidup pun rasanya udah gak ada lagi..... hanya bisa melamun, flashback akan moment-moment indahnya dulu sewaktu ayang Pheem masih hidup! nangessssssss....... T-T -- Oh ya! ingat kan kunci yang ditinggalkan si Pheem.. yashh! itu warisan... si Pheem nikah sama si Than supaya ketika dia nggak berhasil melawan rivalnya, semua aset atas milik namanya bisa menjadi hak milik suaminya...... Than be like : "Owh! jadi ini alasan elo ngajak gue nikah ya Pheem? gue nggak butuh ini semua! yang gue butuhkan itu elo Pheem!! abang kangen sama adekkkk T-T" mevvek lagi kan... sambil menggenggam erat kalung kenang-kenangan mendiang ayang Pheem... eh! pas dipegang "loh opo iki?" kok janggal... dan saat di cek kalungnya, ada memory-card?? Than be like : (O,O). ---- Apakah isi memory-cardnya?? well.. ternyata di kalung itu ada hidden-camnya, jadi di malam si Risa meneror mereka dan semua pengakuan-pengakuan kebejatan si Risa... semuanya terekam.... demi keadilan ayangnya! si Than pun membocorkan video ini ke publik.... --- Gimana reaksi si Risa pas tau video ini bocor? auto ketar-ketir..... wkwkwkw!! dah berusaha keras sampai ke puncak... eh cuma sebentar doang ya Ris :v auto rame mau diserbu para wartawan... jadi dia mencoba kabur dikawal bodyguardnya lewat pintu belakang RS Thanavej...


Dan ketemu deh ama si Than... karena si Than emang basenya jiwa-jiwa kepolisian yak... dia tuh kek : "Serahkan diri lo ke pihak berwajib!" si Risa mah merasa buat apa?? toh nyerahin diri ke pihak berwajib pun dia punya banyak duit! dia punya kuasa!! untuk menyuap kepolisian.... -- Karena itulah nae berterima kasih sama si Park!!! ketika malam kejadian... dan disuruh si Chet kabur... dia emang kabur... pasca si Chet & Pheem dinyatakan meninggoy pun... dia kaga meneror si Park karena kabarnya sih dah pergi melarikan diri ke perbatasan... lagian apa sangkut pautnya ya kan? toh tuannya, si Chet dah gak ada lagi!! -- Padahal nyatanya si Park masih menyimpan dendam terhadap si Risa... bayangin aja yang lain-lain metong! terus melihat pelakunya menang dan bersikap seolah malaikat di depan publik.. membuat amarah si Park memuncak... dia melanggar janjinya kepada si Chet... dan akan membalas kematian si Chet atas perbuatan si Risa... di hari si Risa tersandung skandal ini.... dan masih sempat-sempatnya meremehkan si Than, nae rasa dia nggak bisa meremehkan senjatanya si Park... Ho'oh! si Park datang nyusul.... sambil bawa senjata dan menembaki membabi rabun... sempat dicegat si Than, tapi Park be like : "Minggir luh!!" dan si Park terus mengejar si Risa yang dikawal bodyguardnya melarikan diri. --- Satu per satu bodyguardnya si Risa tevvas kena tembakan si Park.. Part ini menurut nae satisfying banget... rasanya tuh kek melihat ter*ris yang mengeksekusi lawannya tanpa ampun!! actually si Park juga sempat kena tembakan tapi amukan marahnya lebih gede ya say!! until... si Pan & Risa pun terpojok di lift... si Pan duluan tumbang... dan Risa??? plisss... ini yang paling ditunggu-tunggu... ekspresi ketakutan dan terpojoknya itu loh... benaran hopeless! The last Park be like : "Matilahhhhhhhh kauuuuuuu!" dan dorrrrr dorr dorrrr.... si Risa pun RIP ditempat... ditembaki membabi rabun njir... mampos!! karma!! -- Wait.. si Pan belum metong total, di detik sekarat pun menggunakan sisa hidup terakhirnya untuk menembak si Park... then yapp!! Risa RIP! Pan RIP! Park RIP!.


Ending :
Huru-hara rebutan Thanavej already over!! tapi bagi Than pribadi... dia masih merasakan kehilangan... dan dia realize kalau apa yang dilakukan si Pheem malam itu bukan sekedar mengorbankan diri... tapi benaran berjuangggg!! meskipun pada akhirnya si Pheem memang nggak berada didekatnya lagi.. perjuangan si Pheem nggak sia-sia.. si pelaku sudah diadili yaa walaupun kalau dari POV si Than itu unexpect banget, kiranya ntar si Risa ditahan pake baju orens, diborgol.. eh.. tau-taunya dibantai di siang bolong oleh si Park sampe meninggoy... -- So, si Than mencoba mengikhlaskan... dia akan menjalani hidupnya sebaikkkk mungkin... dan mevvek lagi!!! it's okay Than T-T gapapa kok kalo masih merasa kangen dan kehilangan... terus nae sandarin kepala si Than dipundak nae :v #Plakkk... --- Auto kena geplak si Pheem ntar nae.... soalnya si Pheem datang ye kan, Pheem be like : "Adek juga kangen sama abang!" shock dong si Than... kirain mimpi! kirain lagi halu saking kangennya ternyata benaran si Pheemmm... yalorddddddd!!! makin nangis dah si Than, but kali ini terharu banget kalau ternyata ayangnya masih hidup... -- Nah, pertanyaannya bagaimana kok bisa hidup? bukannya kena tembakan berulang kali malam itu? -- Iya memang! tapi ingat.. si Pheem nggak sebego itu, dia menyusun rencananya benaran matenggggg sampe atom-atom terkecil.. dia ternyata pakai rompi anti peluru... so! ketika dia kecebur ke laut... dia berenang kan tuh ketepian senjaga untuk melepas baju dan sepatunya supaya dikira benaran hanyut dan meninggoy, ketika penelusuran dihentikan dan dia dinyatakan meninggoy... si Pheem memilih bersembunyi... dan menunggu until si Than realize akan video bukti, dan melihat keruntuhan si Risa... dan see!! benaran Boommmm banget...


Terus bagaimana dengan Thanavej sekarang?? persetanlah ama Thanavej.. si Pheem dah kaga mau berurusan lagi sama RS terkutuk itu... bomat ntah jatuh sama siapa ntar hak miliknya, pokoknya dia benaran ogat ikut-ikutan lagi terseret dalam perkara rebutan kekuasaan. -- Tap.. tap.. tapi kan si Pheem masih masuk salah satu nama pewaris Thanavej?? siapa bilang?? :v ternyata selama masa persembunyian, si Pheem juga diam-diam mengurus identitas barunya... dia bukanlah Pheem yang dulu lagi yang haus akan kekuasaan dan rasa balas dendam... Pheem dulu sudah meninggoy di dermaga... yang di depan si Than now.. adalah Pheem identitas baru, ganti nama jadi Damgoeng :v ini tuh namanya lucu banget bagi si Than :v meibi ibarat kalau di versi kita tuh semisal namanya Hendra terus ganti nama jadi Jono.. -- Wkwkw.. karena diledek si Than nama baru si Pheem ye kan... Pheem be like.. eh.. maksud nae, Damgoeng be like : "Kenape? ga suka nama baru gue? yaudah lo ga usah sama gue lagi.. gue pengen nyari suami baru aja!" :v wkwkwkw... bercanda sihhh... dan ingat Pheem yang baru, Pheem yang nggak punya apa-apa lagi ini setidaknya sudah sangat banyak belajar... kalau apa yang ingin dia kejar dan dapatkan selama ini bukanlah Thanevej, tapi suami tercinta yang dihadapannya sekarang. -- Nae juga ngakak pas si Pheem/Damgoeng be like : "Adek kismin bang!" Than : "Gapapa sayang! sini ama daddy! daddy akan menghidupi adek.. kebetulan mantan daddy baru aja meninggoy dan meninggalkan banyak uang untuk daddy!" :v songong amat! :v Duda Tajir ya Than :v papa gula... series ini pun ditutup dengan adegan Damgoeng & Than cipokan penuh nafsu bin ngiler di siang bolong dekat jembatan.. Hmmpssshh ahhh!!

Review Time :


Kyaaa!! Series kedua Daou-Offroad yang nae ikutin!!! ^^ Berbeda dengan yang sebelumnya nae tonton bergenre Fantasy Romance, di 2025 mereka comeback dengan The Wicked Game bergenre Action Romance... sesuai judul Thainya pula... Game, Cinta & Tipu Daya... which is menjadi inti utama dari plot series ini. -- Like we know.... dari segi plot, mengisahkan si tokoh utama, Pheem "bermain" kotor dengan saudara-saudara rivalnya which is karena didikan mereka sejak kecil tuh emang diajarin yang buruk-buruk. Dimana mereka tumbuh dewasa untuk saling menjatuhkan satu sama lain...... nah! ditengah-tengah perseteruan perang saudara, si Pheem nggak sengaja ketemu cinta masa kecilnya. *lirik-Than. Dan dalam upaya menjatuhkan rival / mendapatkan cinta... mereka melakukannya dengan tipu daya... so, gak heran selama menonton series ini nggak cuman si Than doang merasa trust issue... nae juga sayy!! suudzon disana.. suudzon disini... curigong ntah mana yang benar ntah mana yang salah... -- Dari segi plot sebenarnya nae suka-suka aja sih... makanya nae heran baca ulasan orang lain kok pada gak suka sama plot series ini... dimana rata-rata yang membilang plot series ini terlalu toxic, terlalu tega!! padahal bagi nae... itu masih masuk akal gitu loh!! dari judulnya aja The Wicked Game = Permainan Jahat. Jadi wajar semisal plot yang disuguhkan emang se-toxic, se-tega, se-gak berperasaan gitu!! -- But, dari nae pribadi... nae suka-suka aja karena... actually kalau perhatikan gaya plotnya emang masih terasa ala-ala lakorn One31, tapi dikemas dengan world-building di era modern. -- Bagi yang udah nonton ni series, kalau kita perhatiin lebih seksama gitu yak... di plotnya emang nggak mengambil fokus tokoh antagonis lain sebagai ancaman terbesar dalam cerita... seperti si Jason, dia jahat tapi yaa porsi jahatnya tuh masih jauhhhhh dibawah saudara rivalnya si Pheem. Makanya alih-alih war sama orang lain... plot The Wicked Game defenisi berperang / main saling menjatuhkan antar sesama saudara kandung..... 


Akting & Karakter... Series ini masih nae acungi jempol terkait akting aktor-aktornya, mau pemeran utama ataupun pemeran pendukung tuh benaran topppp banget!! gak kaku, gak canggung.. emosi yang disampaikan tuh masih sama ngenanya.... serta karakter developmentnya juga berasa... banyak karakter di series ini mengalami perkembangan seiring berjalannya plot... kita ambil contoh si Pheem... yang niat utamanya masuk ke arena perang saudara karena pengen membalaskan dendam kematian emaknya... and see, begitu dia sampai di puncak!! rasanya hampa... padahal dia udah mengorbankan orang-orang yang dia sayang untuk bisa sampai dipuncak itu. Karakter Developmentnya si Pheem dimana ketika dia realize kalau ternyata yang ingin dia capai bukanlah Thanavej, tapi si Than.. cowo yang udah dikhianati tapi masih ajaaa mau menolongnya... makanya toh pada akhirnya dia bomat ama Thanavej... -- si Than mah... termasuk salah satu karakter yang terkena tipu daya! ikutan kesedot dalam lingkup permainan kotor perang saudara! awalnya mungkin dari sudut pandangnya cuma sebagai bodyguard... tapi ketika dia tahu dalam perang saudara ini sampai nekad melakukan hal-hal kriminal... ini tuh rasanya seperti pergejolakan batin... antara hal-hal salah, tapi di lain sisi kamu ada rasa sama salah satu pelakunya.. makanya si Than jadi trust issue, bahkan sampai kecewa akut saat dikhianati si Pheem.... meibi diantara kamu pasti bakal berpikir kok si Than mau ya balikan sama cowo yang jelas-jelas nyaris mau merenggut nyawanya... first! kalau masih cinta apa boleh buat say! :v cinta itu emang buta... tapi kalo nae pikir-pikir lagi si Than masih ada rasa sama si Pheem... dan masih ada pintu maaf sama si Pheem... karena si Pheem juga bukanlah emang jahat dari sononya... dia hanya pengen keadilan untuk emaknya! bagaimana untuk mendapatkan keadilan itu? masuk ke arena permainan jahat? bagaimana supaya survive dalam permainan jahat? ya kamu harus jadi orang jahat juga... ketika si Pheem akhirnya tobat... jadi masih sangat wajar semisal si Than memberikan kesempatan kedua untuk cowonya itu...


Karakter saudara rival si Pheem... sebenarnya membuat nae amaze juga... Chet & Risa... --- Chet!! nae emang dari awal nggak nge-kepoin siapa-siapa aja aktor yang turut serta dalam series ini. Dan begitu nae tahu p'Tongtong juga ada dalam serial ini... pas pertama kali nonton tuhhh nae senanggg banget!! soalnya nae nontonnya dia tuh pertama kali di KhunChai (To Sir, With Love) ye kan :v ehh ketemu lagi di The Wicked Game yaaa walaupun jadi karakter jahat... nae amaze karena aktingnya nggak akan nae ragukan lagi.. karena emang sebagus itu... sampe-sampe nae takut si Chet ntar kena stroke karena emosian mulu njirrrr di series ini. --- Di sepanjang seriesnya, karena kemampuan aktingnya ternyata berhasil membuat nae dongkol gitu lihat perannya... kalau dah muncul si Chet, nae auto muakk duluan... apa lagi nih yang bakal dimisuh-misuhin ni anak...... -- Kamu kenal kan sama bodyguardnya si Chet? yoi... si Park... biasanya nae tuh paling sering nemu kapal hantu / ghost-ship di setiap series BL... nah... karena nae terlalu fokus dengan karakter dan akting si Chet, nae nyaris kaga ngeh akan ghost-ship Park-Chet :v hehhhh!! gini... karakter si Park ini terasa misterius banget... berbeda dengan si Pan (bodyguardnya si Risa) meskipun nggak banyak plot kehidupan pribadinya, alias cuma seupil... atleast ada scene si Pan digambarkan how kesehariannya kalau nggak jadi bodyguard? pergi ke cafe terus nemuin cewenya :v iya si Pan lesbong ternyata bok! :v dan soal dia bekerja sama si Risa... "That's just a job!" gak perlu berpihak sama siapapun... selain berpihak kepada siapa dia bekerja... -- Kalau si Park dari awal sampai akhir tuh benaran gak ada gambaran backgroundnya selain kita kenal sebagai bodyguard setianya si Chet... --- Dia rela kena tembak.. dia rela kena hajar... dia rela membalaskan dendam si Chet.. dia perhatian selalu menenangin si Chet yang lagi marah tantrum... semua karena apa??? nae pasti ada something romantic tersirat, yang akhirnya nae tersadar ghost-ship Park-Chet yang pas scene ini tuh.. si Chet emosi sampe gak mau-makan. Park be like : "Makanlah dikit..... nanti sakittttt!" terus si Chet pun mau makan tapi sambil nyuapin makanannya juga sama si Park.. tatapan mereka itu tuh... walaupun nggak ngomong but antena fudan nae langsung nangkep kek ada sesuatu romantic... tapi emang di series ini nggak direalisasikan dibuat plot romansa Park-Chet. Jadi ya emang ghost-ship... sensasi kek ada rasa dari gerak gerik tapi belum pasti... --- Lagian lu Park kalau nggak ada rasa... yakali sampe seberkorban ini... segede apapun gajinya... masa sampe mau mempertaruhkan nyawa kalau nggak didasari atas cinta :v #Plakk...


Risa! yang paling di underestimate di ceritanya, termasuk nae yang pas awal-awal nonton mengira ni cewe iblis nggak seberbahaya itu.. eh twistnya.. malah dia final bosnya!! -- Nae amaze karena bagaimana tim penulisnya menciptakan karakter si Risa ini diawal-awal terkesan nggak berbahaya, emang tipe orang munafik yang bakal berpihak kepada siapa yang lebih berkuasa saat itu... but, realitanya dia emang membuat rencana jahat besar untuk membunuh 2 ekor nyamuk dalam 1 tepokan... -- Dan nae sangat menyayangkan sih.... karena hubungan persaudaraan rival mereka nggak tergolong baik... si Risa yang merasa iri + nggak pernah dipandang ayahnya makanya dia rela mengkhianati si Pheem... padahal pas nae tonton si Pheem emang saat itu nggak mempermasalahkan si Risa yang notabene berada di pihaknya. Tapi karena rasa iri membuat si Risa kembali memberikan sinyal perang... yaudahh perang saudara terus berlanjut... --- Kalau boleh terus terang sih ya say! si Risa emang final bosnya, dan moment-moment pembantaian oleh si Park itu satisfying banget melihat si Risa terpojok and metong! but bagi nae pribadi... ini tuh terlalu cepat banget... baru aja si Risa dipuncak.. diterpa skandal dan dibantai si Park... padahal nae pengen banget melihat si Risa maluuuuu dulu... ketangkap wartawan / pihak berwajib dihina segala macam biar jera... baru deh kalau mau dibasmi si Park ya silahkan... makanya pas nontonnya nae merasa part ini terlalu cepat dapat karmanya... Tapi so far, masih oke kok...


Original Soundtrack :
Series ini punya 2 judul OST yaitu : "Loop" & "Heartless Person".
LOOP sendiri, punya 2 versi... versi utamanya tuh dibawain oleh Pex Zeal yang rilis 18 September 2025 sementara Versi Than a.k.a Daou Pittaya rilis 11 November 2025. -- Dari segi alunan sih nggak ada bedanya, masih sama vibes dan instrument cuma beda penyanyi doang.... lagu ini sering dipakai sebagai closing song seriesnya... ataupun adegan-adegan nyesek yang bikin hati kita ikutan merasa nyesek dan terpukul.... yang bikin semakin sesak tuh pas nonton MVnya sambil baca liriknya ada tuh kek : "lo memperdayai gue.. lo membuat gue mencintai elo, mempercayai elo tapi elo malah pergi! lo gak mencintai gue, membuat hati gue hancur lebur berkeping-keping dan lo ninggalin gue mati sendirian!" pas nae baca part lirik itu itu rasanya danggg.... ini mah fix curhatan hati si Than di sepanjang series ini.. dimana dia sangat mencintai si Pheem tapi si Pheem lebih memilih mengkhianatinya demi mendapatkan Thanavej... sakit... pilu... kecewa... -- Untuk Loop sendiri, defenisi lagu kekecewaan dan pengkhianatan... perasaan cinta buta yang stuck dalam loop (lingkaran rasa kekecewaan).
HEARTLESS PERSON dibawain oleh Offroad Kantapon yang rilis 18 November 2025. -- Lagu ini dipake untuk adegan nyesek terutama dari POV si Pheem... jika Loop gambaran hati si Than disepanjang seriesnya, maka Heartless Person adalah gambaran hati si Pheem disepanjang seriesnya. Dimana si Pheem terkesan kek orang gak punya hati, yang menghalalkan segala cara supaya rencananya berjalan lancar. Padahal di balik itu semua.... ada perseteruan antara niat dan hati... yang mau gak mau si Pheem harus mau bersikap tega, dan ikut-ikutan melakukan tipu daya... -- Lagu ini nae suka karena alunannya bergenre pop yang catchy.. tapi kita juga sekaligus merasakan betapa nyeseknya alunan yang dibawain lagu ini.


Special Than-Pheem :
Ini diluar dari topik! part ini nae pengen bahas kebinalan nae.. :v !! maaf ya say! nae nggak bisa menjadi admin kang review yang berkelassss... jaga imej :v nae tetaplah fans bl yang jiwanya emang menggatal..apalagi kalo soal buka-bukaan :v nahh.. special Than-Pheem ini maksudnya apa? ini lebih ke visual Than-Pheem / Daou-Offroad yang nae sukaaaaaaaaa bangeeeeeeetttttt di series ini. Dibandingkan saat era mereka di Century Of Love, secara visual nae suka banget dengan penampilan mereka di series ini. -- Terutama kamu, Daou! cakep luar byasaahhhh, mana di seri ini demen banget lagi pake kutang, jadi salfok mulu kan nae sama ototnya... -- Udah berotot trus kulit mereka bikin nae salfok weiii.... mulus... bersih... sampe ke ketecnya pun bikin galfok karena glowing banget nggak ada bulunya :v yaiyalah di waxing kan :v + adegan hot scene di series ini masih terasa ala-ala One31 yang emang tidak brutal... hanya ala kadarnya... tapi soal kiss scene... Daou-Offroad beuhhh! emang dah pengalaman kali yak :v kapal real mau dilawan, jam terbangnya pasti dah berpengalaman sih ni dua... pokoknya sampe nae ulang-ulang :v mereka yang cipokan, bibir nae disini yang ikutan monyong-monyong :v wkwkwkw!!


Kesimpulan :
The Wicked Game Series, BL Comeback Daou-Offroad yang emang nae nanti-nantikan. Dengan genre Action Fantasy. Series ini seperti melihat sisi baru Daou-Offroad dengan plot cerita yang lebih dark. Kalau bicara soal hubungan pemeran utamanya secara garis kecil tuh kisah Bos & Bodyguard.. (dan udah banyak kan say ngambil trope seperti ini!) dan dalam garis besar series ini tentang permainan jahat, cinta dan tipu daya... alurnya menurut nae seru bangetttt.... jadi kita serasa ikutan dalam menyimak permainan saling menjatuhkan rival saudara. Serta kek nae sampe ikut-ikutan trust issue.. padahal udah sudut pandang sebagai penonton loh! yang notabene bisa menyaksikan penyusunan rencana jahat dari pihak manapun, bisa ikutan terkecoh dan kebingungan ntah siapa yang benaran tulus... -- Sekilas kalau dirasa kerumitan plotnya kek ruwet tapi yakin deh pas ditonton nggak seruwet itu dan masih bisa tercerna oleh otak udang nae.. jadi nae jamin, kamu pun yang nonton nggak akan bingung nontonnya. -- Soal akting.. nae no comment.. karena emang aktor-aktor yang dipakai pun yang kemampuan aktingnya bagus-bagus... OSTnya juga candu banget.. semuanya masuk playlist nae, even nae sering putar sampai sekarang ini saking se-nyantol itu woey... --- Kiss scenenya mantul... serta visual Daou-Offroad memanjakan mata banget... --- BL dengan konflik masalah keluarga seperti The Wicked Game Series ini.. memberi pengalaman nonton berwarna kepada nae karena ikutan dongkol, kesal, baper ataupun nyesek... tapi jika kita petik amanat dari series ini yang paling ngena tuh : "Pentingnya Me Time Keluarga / Didikan anak yang baik" dari awal nonton.. jujurly! nae udah sangat miris bagaimana cara emak mereka mendidik anaknya untuk membenci satu sama lain + si Thanet selaku kepala keluarga pun nggak becus mengurus keluarganya, yang ada diotaknya cuma harta, memperbanyak kekuasaan... tapi keluarga sendiri malah saling perang..... dan satu mungkin yang bisa relate kepada nae ataupun kamu kalau "balas dendam akan menciptakan luka baru" .. terkadang kita tuh kesal/benci lihat seseorang dan ingin melihat orang tersebut menderita, mengorbankan segala cara supaya balas dendam itu tercapai...... tapi balas dendam yang dipicu oleh rasa sakit hati dan keserakahan serta trauma, nggak akan membuat kita menjadi lebih lega setelah mewujudkannya, tapi menciptakan lingkaran luka / penderitaan baru... karena kita memposisikan diri kita sebagai orang yang gak ada bedanya dengan mereka yang melakukan kejahatan itu. Makanya sering kan ada tuh pepatah : "Cara untuk menyembuhkan luka batin, adalah dengan memaafkan." i know... itu nggak semudah moncong mencerocos... tapi kita diberi penggambaran lewat series ini.. dimana si Pheem memilih berdamai dengan luka serta trauma masa kecilnya, dan pada akhirnya memilih berpihak kepada orang yang tulus mencintainya, daripada membuktikan pembalasan kepada orang-orang yang telah menyakitinya dulu.


Apakah series ini nae rekomendasikan?
Yup! sangattt banget... garda depan.... salah satu BL 2025 yang nae sukai... permainan saling menjatuhkan itu seruuu banget, tapi ingat ya say.. di dunia nyata kita nggak boleh saling menjatuhkan saudara sendiri... ataupun menjatuhkan orang lain. Jangan jadi orang jahat!! lingkungan jahat jangan sampai kita terpengaruh buruk ke dalamnya. Pokoknya series ini banyak banget pesan moralnya.. suka banget.. -- Intermezzo, Nae juga nggak nyangka nae bisa suka banget sama CP Daou-Offroad ini.. padahal kalau nae ingat-ingat tahun lalu tuh cuma pengen nonton series mereka karena random doang... eh sekarang jadi kepincut akut... bahkan banyak reality show Daou-Offroad yang nae tonton karena se-demen itu sama kapal ini...


Kalau kamu masih ragu, kamu bisa icip 1 atau 2 episode dulu say mana tau sesuai selera kamu, kalau doyan bisa lanjut... kalau nggak ya bisa cari tontonan yang lebih sesuai dengan taste kamu. But, kalau emang pada dasarnya penggemar Daou-Offroad terus kebetulan pula The Wicked Game Series ini plotnya terasa dark, dan suka dengan BL yang mengutamakan inti plot ketimbang ngejar adegan enak-enak, series ini pasti cocok untuk kamu. -- Dan bagi yang sudah menontonnya, kamu bisa berbagi opini, kritik/saran or curhatan kamu selama menonton series ini di kolom komen kepada nae ya! seperti biasa, nae akan reply kok ^^ nae rasa sampai disini aja ulasan bin curhatnnya... salam cinta tipu-tipu daya, but cinta sejati Than-Pheem.. nae pamir undur diri, see you and byebye!! ^^

THE END

Official Teaser "The Wicked Game Series"
Comments


EmoticonEmoticon

BILLBOARD

[REVIEW] – THE WICKED GAME SERIES (2025)