[REVIEW] – THE JOURNEY TO KILLING YOU (2025)
Perhatian :
Postingan ini berisi konten hal tabu. Bagi warganet yang nyasar di postingan ini dan tidak ramah dengan hal-hal berbau YAOI / Eiljibitih, diharapkan untuk segera meninggalkan laman ini sebelum timbul gejolak-gejolak tak mengenakkan.
Postingan ini juga mengandung spoiler besar-besaran, jadi pastikan kalian sudah menontonnya sampai tamat, dan baru lanjut membaca ulasan ini.
Selamat membaca, from Nae... ^^
***
THE JOURNEY TO KILLING YOU / "Anata wo Korosu Tabi" (anakoro), adalah BL Jepang yang diadaptasi dari manga populer berjudul sama karya Asai Sai. Tayang dari tanggal 26 September 2025 s/d 24 Oktober 2025 dengan total 6 Episode (per-Episode nya sekitar 25 menitan). <seufrit banget cokk!!> -- Dan series ini bisa kita tonton dari platform GagaOOlala ya say!!
Cast :
Wada Masanari a.s. Kataoka Kinji
HBD : 05.09.1991
Takahashi Hiroto a.s. Odajima Ren
HBD : 19.08.2000
Storyline :
Series ini berkisah tentang sekelompok Yakuza! yang kaga tau... Yakuza tuh, semacam organisasi kriminal yang terorganisir di Jepang dalam berbagai hal-hal aktivitas illegal. -- Bingung? belibet? or simpelnya aja deh... Yakuza = Mafia! :v but, nggak semua kelompok Yakuza itu jahat ya say, terkadang ada yang masih punya 'perasaan' dan sometimes melakukan aksi sosial dalam hal bermasyarakat. Sejauh ini dah faham kan yeoreobun apa arti Yakuza! :v yang pecinta BL-BL Mafia, kuy merapat!!! --- Di geng mafia Kirii, era sekarang tuh dipimpin oleh keturunan generasi ke-3, yaitu pak Seizo Kirii..! sadly, beliau lagi sakit parah... so, untuk kinerja ke-yakuza-annya kita nggak perlu cemas say! becoz kedua anak pak Seizo sudah pro dalam menjalankan tugas! -- Actually, anak kandung pak Seizo cuma 1, semata wayang... yaitu si Keito Kirii, tapi ada anak angkatnya yang dengar-dengar bisik tetangga sih.. (anak ayahnya dari cewe lain! anak har*m, dsbnya!! hhusstt..!!) ingat yaa! itu hanyalah kabar burung or anggapan suudzon dari si Keito terhadap saudara angkatnya, si Kataoka! -- So far, sudah ketebak gak? atau kamu udah ngefeeling kalau diantara kedua bersaudara ini kek ada something gak beres? Iyap.. si Keito benci banget sama si Kataoka! sedari masih bocil, si Seizo merasa ayahnya lebih perhatian sama si Kataoka yang notabene anak pungut,, dibanding dia yang darah daging kandung ayahnya sendiri. Nggak cuma dari segi prestasi, bela diri, bahkan disaat mereka sudah dewasa pun dan memimpin kelompok yakuza masing-masing itu terasa banget perbedaan vibesnya say... kalau di geng si Keito, itu vibesnya seriusss banget, anak buahnya terasa tegang, diam, pokoknya kalau ada nyamuk numpang lewat pasti kedengaran banget dengingannya.... meanwhile di geng si Kataoka, walaupun dia masih tergolong bos muda, vibesnya benaran hiduppp banget, kekeluargaannya terasa, makanya nggak heran banyak anak buahnya yang rela mengabdi sama si Kataoka karena kepribadian si Kataoka yang funnn, tapi semisal kerja nih, dia bisa tetap seriuss dan kejam...
And one day, si Kataoka terjerat masalah! yaitu pas scene si Kataoka yang menolong seorang cewe disuruh kerja paksa oleh anak buah yakuza sebelah...!! kalau kita pikirkan dampaknya ya say, misal ntuh anak buah yang dihajar si Kataoka sampe babak belur dan mengadu ke atasannya, bisa-bisa bentrok antar geng yakuza ye kan? Status yang kita ketahui sekarang... "Kataoka is in danger!" -- So, si Keito menyuruh si Kataoka bersembunyi dulu, melarikan diri ke kota kecil... supaya nggak kena buron geng yakuza sebelah... nae sekilas nontonnya terkesan kek be like : "Oh.. ternyata sodara yang baik!" ya kan? Ohh tidak semudah itu ferguso... ada udang dibalik bakwan ternyata... dimana kondisi Pak Seizo yang semakin parah, membuat si Keito cemas semisal ayahnya meninggoy, ntar warisan ayahnya diberikan sama si Kataoka because we know ye kan, Pak Seizo nampak lebih sayang sama si Kataoka. -- Si Kataoka melarikan diri ke kota kecil nggak sendirian kok, si Keito memberikan 'pion'nya untuk menemani si Kataoka. *lirik-Odajima. Yang katanya akan membantu, menjaga si Kataoka selama di sana... ehh!! padahal dibalik itu semua, ada misi yang diberikan si Keito kepada si Odajima.. Keito be like : "Bunuh Kataoka!" Ehh.. tapi sebelum dia ngasih misi, nae malah salfok sama si Keito njir... yang malah nyuruh si Odajima ng*sepin burungnya dulu T-T #nyerpong! -- Wkwkwkw! maklum say, otak fiktor nae mudah banget nangkep yang kotor-kotor.. di series ini tuh, cewe dan cowo benaran sama-sama dianggap objek ya say bagi 'mereka' kadang si Keito kalau lagi bete, langsung mesen 3 cewe (sekuat itukah tongkatmu Keito?), andaipun nggak ada cewe, cowo pun disuruh nyerpong kek si Odajima... si Kataoka? suka juga main sama cewe, tapi kalau cewenya nolak, dia bakal Stop! andai nggak ada cewe? cowo pun gasskeunn....
Makanya nae cuma bisa geleng-geleng palkon, pas melihat si Kataoka & Odajima lagi istirahat di dalam mobil. Eh... si Odajima malah digenj*t si Kataoka donggg T-T mana si Odajima pasrahhhh banget lagi... terus habis maen, tatapan si Odajima sama si Kataoka kek tersirat : "Aku jyjyck sama masss.. aku jyjyckk!!" tapi dia nggak bisa nunjukin sisi marahnya karena dia kudu nunggu moment yang tepat untuk nge-kill target. -- Owkay... mari kita ulik latar belakang si Odajima... dia anak sebatang kara, kedua ortunya meninggoy ditangannya sendiri.. hah?? gimana..? gimana? shock gak? nae aja pas nonton auto speechless, keluarganya tuh hari-hari bertengkar mulu, bahkan ayahnya suka main kekerasan, pokoknya sehari tuh kalo nggak nabok si Odajima, rasanya kek gak afdol. --- Si Odajima tumbuh menjadi anak brandalan, suka berkelahi sama orang... terus direkrut deh sama Pak Seizo... untuk menjadi anak buah kelompok yakuzanya... disana dia bertemu teman baru, namanya, Asahi... nggak cuman sekedar teman, tapi mereka menjadi bestie... karena si Asahi lah tempat curhat pertama si Odajima terkait sisi dark keluarganya, nae kira si Asahi bakal ngejauhin dia ye kan, ternyata nggak dong! si Asahi dengan senyuman hangatnya be like : "Kalau gitu, gue bakal jadi keluarga elo!" ... #terharu T-T --- Sebagai sahabat, mereka melalui suka duka bersama... dan nae suka sih dengan pepatah kek "yang baik belum tentu baik, yang jahat belum tentu jahat" karena meskipun kerja mereka tuh bagian dari mafia yak, terlepas dari itu semua, kek si Asahi punya 'dream'nya sendiri, dia pengen nabung duit buanyaakkkk, bangun rumah megah untuk emaknya, dan si Odajima akan tinggal bareng bersamanya.... little happy friendship deh pokoknya!
Masih ingat gak say, yang nae bilang anak buah si Kataoka rela mengabdi samanya? Nah! si Asahi ini termasuk salah satu diantaranya yang bisa dibilang ngefans akut sama si Kataoka, yang dari POVnya si Asahi tuh melihat si Kataoka sebagai panutan yang hebat, cool, cakep, stylish sampe-sampe si Asahi mencoba style ala-ala si Kataoka wkwkwkw... hari-hari pun bahasan si Asahi pasti nggak luput dari yang namanya "Kataoka". Nae ngakak sih, setiap kali si Asahi bahas si Kataoka ekspresi si Odajima kek tersirat 'muak' tapi dia nggak menentang apa yang membuat bestienya itu bahagia... --- Suatu hari! si Asahi lagi kegirangan banget karena diajak si Kataoka untuk job malam... tapi yang namanya takdir kita nggak ada yang tahu ya say, kalau ternyata itu adalah malam terakhir bagi si Asahi. Selama job malam, Geng si Kataoka lagi berantem nih ceritanya ama geng sebelah,, na'as! si Asahi tewas tertembak oleh anak buah geng sebelah... (sebenarnya targetnya mau nembak si Kataoka, tapi si Asahi mencoba melindungi si Kataoka, dan yaaahhhhhh.... gitulahhh).
Melihat bestienya yang sekarat, benaran membuat si Odajima terpukul banget, shock sambil nangis nggak mau kehilangan, benaran dark banget njir!! si Odajima memopong si Asahi yang sekarat sendirian, dan nae juga kasihan lihat si Asahi, kaga diterima dimakamkan bareng kuburan keluarganya, so... si Asahi pun dimakamkan di sudut pulau T-T mana pas kejadian tertembak itu, si Kataoka dan yang lain langsung main bergegas melarikan diri... -- Out Of Plot! nae memang nggak paham sih soal sistem dunia permafiaan gini say, tapi make sense nggak sih kalau di dunia mafia kalau ada anak buahnya tertembak then meninggoy, yaudahhh... kek angin lalu aja bagi atasannya, benaran nyawa anak buahnya dianggap dedikasi doang? but we don't know pastinya ye kan? -- Dan kalau kamu perhatiin selama menonton seri ini, si Odajima sering pake kalung, kalung milik si Asahi, so.. setiap kali si Odajima kangen sama sahabatnya, dia bakal memegang erat ntuh kalung.
Kehilangan bestienya, dan melihat si Kataoka kek menganggap kematian si Asahi kek angin lalu. Menumbuhkan rasa sakit hati dan dendam bagi si Odajima, dimana dia pengen banget bisa membunuh orang yang menjadi alasan bestienya meninggal dunia. Makanya make sense kan? ketika si Keito menawarkan si Odajima untuk nge-kill si Kataoka, si Odajima mau setuju! karena si Keito tahu dia nggak salah pilih orang, orang yang juga punya rasa sakit hati terhadap si Kataoka. --- Apakah si Odajima berhasil membalaskan dendam kematian bestienya 7 tahun yang lalu? Well... ternyata nggak se-easy teori di otak ya yeoreobun :v tiba praktek di lapangan.... kok begitu syulitttt ya wak.... --- Gini..! kalau dibilang selama masa pelarian, apakah si Odajima punya 'waktu' yang tepat untuk nge-kill si Odajima? Ya, punya! seharusnya nggak butuh waktu lama untuk ngeberesin si Kataoka, but... don't know kenawhy, setiap kali si Odajima menodongkan pistol pengen nge-kill si Kataoka, rasanya kek ada something inside dirinya yang menahannya untuk melakukan itu. Apakah itu bisa kita sebut nurani?
Untuk lebih memahami, nae mencoba mengibaratkan posisi nae, andaikan nae menjadi si Odajima yang benci banget sama si Kataoka, terus karena dalam masa pelarian, nae jadi punya waktu mengenal lebih dalam sifat asli / sosok si Kataoka ini... tapi ternyata, nggak seburuk itu.... karena dibandingkan berpikir si Kataoka bakal tetap melakukan hal bengis dalam masa pelarian, alih-alih sebaliknya, si Odajima melihat sisi baik si Kataoka, mulai dari ngejagain burung sakit titipan bocil, ada ketemu orang resek trus dihajar sampe babak belur tapi tetap dikasih uang berobat sama si Kataoka, sampe-sampe orang reseknya berlutut mau belajar berguru sama si Kataoka... wkwkwkw! ngajakin orang random nongkrong ngebir sampe deep-talk, padahal baru pertama bertemu loh... -- Nae rasa inilah yang dilihat dan dirasakan si Odajima terhadap si Kataoka, yang menjadi alasan kenapa kok dia tiba-tiba berat pengen nge-kill si Kataoka, padahal dia sudah menunggu lama moment ini tiba.
Jangan lihat sisi baiknya si Kataoka saja, coba sisi nackalnya juga say :v salah satu faktor yang menurut nae turut menjadi alasan si Odajima berat nge-kill si Kataoka karena si Kataoka jago diranjang :v #Plakk #GatalKumat. -- Yang itu tuh scene, si Kataoka rencananya mau ngevve sama cewe, tapi cewenya nolak! then masuk deh.. si Odajima :v Ehhh.. dipake dehh si Odajima... but kali ini ekspresi si Odajima beda say sama pas waktu awal-awal dipake saat dia tidur di mobil, malah digenjot si Kataoka. Kalau sekarang tuhh dari ekspresi si Odajima kek tersirat bagai lagu : "touch me like you do, to-to-touch me like you do, fvck me like you do, fvck-fvck-fvck me like you do!" :v -- MENIKMATI BANGET MUKANYA NJIRRR... kamu yang baca ini, pasti "adminnya ini gatel banget sih! minta digaruk!" :v #Plakk -- Sumpah lo say! ini scene yang bikin nae ikutan terngaceng, eh.. i mean, tercengang.. sampe-sampe nae ngedumel sendiri di kamar seakan nggak believe, kek be like : "Ini beneran BL Jepang kan? tumben bisa bikin adegan hawtt yang hot boncabe aja kalahh!!" -- Tatapannya, kisseunya, tattonya, keringat-keringatnya, wahhh... gelasehhh.. pasti tuh kamar pengap, panas, penuh birahy, dan bauk pandan :v #Plakk.. semakin hot lagi karena ngevve nya sambil ngobrol njir... kek si Kataoka be like : "Lo selama ini pendiem banget, kek gak minat sama apapun, tapi tiba diginiin, lo seksi banget!! gue bakal ngerusak lo sampai brantakan." Beuh! jangan tanya reaksi nae gimana sayyy T-T auto basahhh nontonnya :v #ApanyaWoii.. Air minum nae tumpahh kesenggol, basah jadinya :v
Habis ngewong, ketiduran ya kan si Kataoka, soalnya pasti capek itu membobol kehormatan si Odajima sampe lumer-lumer... then, kumat lagi nih si Odajima akan perintah dari si Keito untuk nge-kill si Kataoka, diambilnya pistol then DOOORRR!!! terbangun deh si Odajima sampe ngos-ngosan, ternyata dia cuma lagi bermimpi buruk, dia kira si Kataoka udah tevvas, ternyata masih ngorok kecapekan habis ngegenjot di sebelahnya. -- Talkin' bout si Keito, actually dia masih sering ngehubungi si Odajima mengenai progress misinya, but nggak beres-beres mulu! sampe-sampe si Keito dongkol sendiri dan mendugong, jangan-jangan selama ini si Odajima belum nge-kill si Kataoka, karena si Kataoka berhasil memenangkan hati si Odajima.. :v Yup! tebakanmu bener mas... :v kalau dari gerak gerik si Odajima nampak dia udah ada rasa... jadi vibes yang terpancar dari si Odajima pun kek tersirat : "gue benci elo, tapi juga gue sayang elo! ottokehhh".
In the next day, si Odajima ngajak si Kataoka ziarah. Awalnya si Kataoka nggak tahu bakal diajak kemana ye kan, soalnya harus naik kapal nyebrang ke pulau sebelah. Sampai di TKP... nae sempat kaget tiba-tiba si Odajima ngeluarin sabit! dan tatapannya tajam banget melihat si Kataoka.. sumpah yes! si Odajima cocok banget ekspresinya untuk peran kek ala-ala sikopet / pembvnvh berdarah dingin... nae aja sampe suudzon tau, kirain dia bakal beneran nge-kill si Kataoka di tempat sepi itu, ternyata diajak nyabit rumput dong T-T begitu nyabit rumput nyaris seharian sampe digigitin nyamuk, dan tampaklahh... kuburan mendiang bestienya, #RIPAsahi... si Odajima juga ngasih tahu soal betapa ngefansnya bestienya dulu dan malam kejadian itu, and see! si Kataoka nggak seburuk yang dia bayangkan... malah si Kataoka merasa rispek dan ikut memberi dupa! -- Secara sadar nggak sadar, si Odajima juga menjadi lebih terbuka, dimana dia akhirnya mau menceritakan kembali luka lamanya, tentang betapa darknya keluarganya kepada si Kataoka.
Or terbuka dari segi perasaan deh! :v dimana si Odajima juga cerita kalau selama ini dia belum pernah ngedate / ngevve dengan cowo atau cewe manapun... first timenya dia tuh ya direnggut oleh si Kataoka :v Odajima be like : "Elo lah yang pertama bagi gue!" Awww... Awww... nae timpuk juga nih guling yang disebelah nae ini yang nggak berdosa ini. Apalagi melihat ekspresi si Kataoka yang awalnya kek cuma iseng-iseng terus berubah serius mendengar ucapan si Odajima.. pasti rasanya 'jleb' banget ke hati ya Kataoka.. soalnya ya say.. si Kataoka sendiri pun tipe cowo yang doyan maen ama banyak cewe, semuanya ya hanya didasari napsu doang, bukan karena cinta... mendengar hal itu, si Kataoka pun sempat speechless, nae kira situasi diantara mereka dua bakal berubah menjadi canggung, eh.. malah nyeletuk pula si Kataoka be like : "Nikah ama gue yuk!" -- Odajima : "Hah? tapi gue kan cowo!" -- Kataoka : "Gue harus bertanggung jawab sebagai cowo, yuk nikah sama abang!!" beuhhh... apa nggak makin luluh tuh hati si Odajima. Tapi sumpah lo scene ini bapernya, lucunya, gemesnya bersatu padu yang bikin nae ikutan saling sendiri.. kejombloan nae di uji di adegan ini. wkwkwkw...
Setelah ziarah dari makamnya mendiang Asahi, mereka kan pulang lagi tuhhh ke kota persembunyian, dan sebuah insiden terjadi..! saat turun dari kapal, si Odajima pamit bentar mau beli kopi... nah, si Kataoka yang sendirian pun tiba-tiba diserang oleh oknum tak dikenal, datang-datang langsung nikam pake pisau njir... shock dong si Odajima... kek ibarat diberi opsi, selamatin ayang or kejar si oknum.. of course... selamatin ayang dulu, soal si oknum udah keburu kaburrrrrr......... -- Di bawa deh ke rumah sakit, and Thank Godness, lukanya nggak terlalu parah! tapi si Odajima nampak banget loh khawatirnya say, tau-taunya si Kataoka masih sempat-sempatnya ngegombalin perawat, si Kataoka emang looks genit sama orang lain, tapi nae juga suka kalau sudah berhadapan dengan si Odajima, si Kataoka akan auto setia sama si Odajima... Kataoka kek be like : "Bini gue cerewet banget sih!" -- Odajima : "Jangan panggil gue bini lu!" -- Kataoka : "Loh kok ga boleh? bukannya kita dah nikah?" wkwkwk! ngakak dah kalau udah si Kataoka becanda nyebut si Odajima dengan "my bini" -- Mari beralih ke si oknum... ada nggak yang sepemikiran sama nae siapakah sosok si oknum yang tiba-tiba menyerang si Kataoka ini? apakah dia suruhan si Keito?? dan si Odajima seserver pemikirannya sama nae, dia langsung nelpon si Keito diam-diam, and yup! bukan suruhan si Keito (dia ngakunya gitu sih!!), tapi mengingat 'mafia' pasti banyak musuh disono-sini, make sense kan ada orang lain yang sakit hati pengen nge-kill si Kataoka juga. -- But, still, si Keito tetap menyuruh si Odajima menuntaskan perintahnya.
Setiap kali si Odajima membayangkan perintah si Keito untuk nge-kill si Kataoka, rasa berat itu memang nampak jelas banget, dia sampe gugup, gemetaran.. saat mau melancarkan aksinya, mau mencoba mecekik si Kataoka yang tidur, dia tetap nggak tega membunuh ayangnya. Meanwhile Kataoka yang terbangun be like : "Loh! kok kaga jadi mencium gue? gue dari tadi ngerasa elo natap gue... pasti itu tatapan cyintaa!" -- Odajima : "Gue nggak bakal bisa mencintai siapapun!" ehh.. digenggam ayang deh tangannya untuk menenangkan hati si Odajima yang berkabut. -- Oh ya, di scene ini juga bikin nae salfok banget sih sama ketampanan si Kataoka & Odajima... :v harusnya ada juga nih adegan kisseu-kisseunya disini.. wkwkkw.. #Plakkk.
Kita dapat kabar Buruk! Pak Seizo meninggoy dunia... mendapat kabar itu si Kataoka auto menyuruh si Odajima pergi beli jas, soalnya mereka kudu balik untuk melayat, nah.. disini deh nampak ekspresi si Odajima jadi kelihatan nggak tenang gitu, dan si Odajima be like : "Kataoka-san, kalau kamu pulang, mereka bakal membunuh elo!" tapi si Kataoka menanggapinya dengan candaan nackalnya sambil meremas "cake"nya si Odajima :v terus pas mau nge-kisseu si Odajima, eh... ciumannya nggak kena kena dihalangi pake jari telunjuk si Kataoka, yang sambil be like : "Gue kudu menjaga my bini dengan baik". Dan memeluk si Odajima.... T-T bener ya... cara si Kataoka menenangkan si Odajima selalu bikin nae baper tau ga... --- Terus berangkat deh mereka balik ke rumah, sesampainya di rumah duka, sebagian anak buah yang disana menyambut kehadiran si Kataoka, sebagian lagi kek si Keito yaaapppp.. kesel dong ya, apalagi cara tatapan si Keito ke Odajima kek tersirat "lo gak becus ngejalanin misi yang gue beri!" -- Dan kali ini, si Keito terang-terangan menunjukkan sisi gak sukanya terhadap si Kataoka, dan malah nuduh kedatangan si Kataoka hanya untuk merebut warisan mendiang ayahnya. Luckily, yang nae suka.. si Kataoka nggak menanggapinya dengan serius, nae yakin sih.. meibi dalam hatinya situasinya terkesan serius, mencekam, tapi dia nampak berusaha menanggapinya dengan jokes supaya nggak tegang-tegang amat.
And the moment of the truth!! Apakah warisan mendiang dan kepemimpinan keyakuzaan Kirii akan diberikan kepada si Keito or Kataoka? semua ada dalam surat yang dipegang oleh emaknya si Keito. Eh.. pas saat mau diberitahu, ternyata terjadi sebuah insiden tak terdugong, masih ingat nggak dengan si oknum yang menikam si Kataoka pake pisau pas mereka baru aja turun dari kapal? nahh.. dia datang menyamar diantara pelayat yang hadir di rumah duka Pak Seizo dan mau membunuh si Kataoka, tapi tembakannya meleset. -- Yang bikin nae bingung, dia benaran bukan suruhan si Keito gak sih? i mean, di adegan ini tuh si Keito sempat natap ke arah barisan pelayat, then si oknum ini pun langsung bergerak menodongkan pistol ke arah si Kataoka... tapi begitu si oknum yang tembakannya meleset and bergegas kabur, kan dikejar tuh sama anak buah Yakuza yang lain. But jika ditanya nae, nae yakin itu oknum emang suruhan si Keito sih, karena coba deh perhatiin secara seksama, pas si Keito natap ke arah pelayat, si oknum sempat menatap si Keito balik then melancarkan aksinya. -- Pokoknya kondisi saat itu lagi tegang-tegangnya dimana si oknum yang bersenjata, kembali menodongkan pistolnya kepada si Kataoka. -- Posisi saat ini kembali mengingatkan nae di malam dimana si Asahi tewas tertembak, si musuh menodongkan pistol ke arah si Kataoka, then si Asahi yang disebelahnya mencoba melindungi si Kataoka dengan mengorbankan dirinya... kalau kamu bertanya, or kek nae bertanya saat menonton scene ini kek : "kenapa saat ditodong gini, posisi si Kataoka selalu nge-freeze, diam!! nggak mencoba kabur!" ya kan? tapi nae mencoba berpikir andai nae di posisi si Kataoka, pasti bingung banget tuh, mau bergerak,, ntar kena tembak! diam juga kena tembak!! alhasil badan jadi nge-freeze di tempat.
This whole time, si Odajima selalu berpikir, kenapa si Asahi rela mengorbankan dirinya untuk orang lain... rela mati hanya untuk orang lain. But, this time... si Odajima akhirnya mengerti alasan bestienya melakukan itu, ketika kita punya perasaan kepada orang lain tersebut, hati kita akan menuntun tuk menjaganya. Bedanya, dalam case si Asahi, dia melindungi si Kataoka, karena rasa kagum... meanwhile Odajima melindungi si Kataoka karena rasa cinta. Makanya saat si Kataoka ditodong pistol, refleks aja gitu tubuh si Odajima langsung bergerak menutupi melindungi si Kataoka. -- Si Odajima yang auto menutup matanya seakan-akan udah rela mati demi ayang T-T ehhh... tau-taunya pas di DOOORRR!! yang kena malah tetap si Kataoka... Loh kok bisa? pas si Odajima mencoba melindungi si Kataoka dan nutup matanya, tau-taunya si Kataoka mencoba melindungi si Odajima... makanya yang tertembak tetap si Kataoka... Shock dong si Odajima!!! kek bertanya-tanya kenapa si Kataoka rela melindingi dia. Kataoka be like : "Karena elo milik gue!" then.. nge-kisseu si Odajima dalam sekaratnya.. T-T -- Si Kataoka pun langsung gercep di bawa lagi ke rumah sakit.
Kebencian si Keito mendapatkan titik terang dimana dia membaca surat wasiat dari ayahnya.. dimana yang selama ini si Keito beranggapan ayahnya cuma sayang sama si Kataoka, si anak pungut... dan mengira warisan ayahnya akan jatuh ke tangan si Kataoka. Nyatanya dia SALAH BESSAARR selama ini.... kalau Pak Seizo juga sayang sama si Keito, dan terbukti kan? di surat warisan ini, penerus dan hak warisnya tetaplah jatuh ke tangan si Keito, bukan si Kataoka... sempat denial pula itu dah.., si Keito kek merasa nggak mungkin ayahnya sayang samanya, tapi disadarkan deh, kalau Pak Seizo benaran really really sayang sama anak kandungnya sendiri, si Keitonya aja yang nggak sadar karena sudah dilahap rasa amarah, dan rasa iri berlebihan terhadap si Kataoka, makanya selalu beranggapan ayahnya gak sayang samanya...! -- Soal kenapa selama ini Pak Seizo nampak lebih sayang sama si Kataoka, yang katanya anak selingkuhan ayahnya? Heh... lu Keito dapat kabar rumor gaje darimane lu?? wong ternyata... si Kataoka bukanlah anak simpenan ayahnya... melainkan si Kataoka adalah anak bestienya Pak Seizo, dulu.. ayahnya si Kataoka pernah mengorbankan hidupnya untuk melindungi Pak Seizo, emak si Kataoka pun nggak pernah selingkuh, begitu kedua orang tua si Kataoka sudah tiada, Pak Seizo pun merawat si Kataoka seperti putra kandungnya sendiri... Hayoloh... minta maaf gak lo Keito sama si Kataoka? lu musuhin orang yang nggak bersalah...
Meanwhile si Odajima yang ngejagain si Kataoka di rumah sakit, masih nampak panik, nangis dan takut kehilangan Kataoka. Odajima be like : "Please.. jangan mati dulu T-T andai nae ada di series ini, pasti nae langsung meluk Odajima sih, dan elus-elus pundaknya sambil be like : "tenang beb.. cwk kamu pasti baik-baik saja, trust me!" terus nae kecup keningnya, elus rambutnya. #Plakk #Digaplok_Kataoka. -- Don't worry, si Kataoka berhasil kok melewati masa kritisnya. -- Jika selama ini alasan si Odajima hidup untuk membalaskan dendam kematian bestienya, tapi malah dia yang diselamatkan si target, si Odajima merasa "ini semua harus segera berakhir!!" si Odajima langsung tancap gass menemui si Keito untuk mengembaliin duit yang diberi si Keito untuk nge-kill si Kataoka. Gak cuman itu say, si Odajima juga mau sekalian resign dari kelompok Yakuza itu. Rasanya kek persetanlah sama duit banyak, tapi orang yang gue cintai pada dalam bahaya, mending kismin tapi bersama ayang... -- Oh ya, sempat mau dipersulit si Keito, nggak se-easy itu bisa mau main resign-resign aja, luckily si Odajima cerdik, dia ternyata punya rekaman audio si Keito pas memerintahkannya untuk nge-kill si Kataoka. -- Gimane? terpojok kan lu Keito? :v mau nggak mau dia pun melepaskan si Odajima, Keito be like : "Pergi lu kemane elu mau,, jangan pernah kembali ke sini lagi.. dan lain kali jika gue melihat elo, gue bunuh lo!!" -- Then, pergi deh si Odajima.. dan terasa langsung freshh gitu yak Odajima, begitu keluar dari gerbang rumah si Keito, rasanya bebas... keluar dari zona hitam getoh..
Tujuan hidupnya sekarang adalah of course ayang Kataoka.. dia kembali ke rumah sakit.. tapi salfok sama dua orang looksnya kek rada preman yang keluar dari rumah sakit.. begitu sampai di kamar si Kataoka "Lohh!! kok kosong!!" auto panik dong si Odajima, mengira dua orang itu adalah bad guy yang pengen mencelakain si Kataoka. Dicari kesana kemari sambil ngos-ngosan bercampur overthinking, dapat deh si Kataoka yang sudah siuman lagi duduk-duduk di luar. Kataoka be like : "Menurut elo gue bakal kabur? gue kaga mungkin kabur begitu saja dan meninggalkan my bini tercinta." HEHH!!! MAKSUD LO APAAN KATAOKA T-T masih sakit pun bisa-bisanya ngegombal.. malamnya pun mereka nggak balik istirahat di ranjang rumah sakit, karena ada dokter dan perawat ye kan, jadi mereka istirahatnya di dalam mobil aja.. #ngevvek :v hmm.. bauk pandan jepang di dalam mobil :v Heh! Kataoka minimal benaran sembuh total dulu woii baru main kuda-kudaannya T-T ntar cedera lagi lukanya gimane?
Keesokannya saat terbangun, ada satu secret yang belum diketahui si Kataoka, yaitu tujuan si Odajima selama ini adalah karena dia diperintahkan untuk nge-kill si Kataoka, si Odajima sampai nangis kejerrr dan pesimis beranggapan dia nggak seharusnya dilahirkan di dunia ini. Kamu harus lihat scene ini sih T-T baper banget saat si Odajima berniat mau menembak kepalanya sendiri, tapi cara si Kataoka menenangkannya uhhhh... even, si Kataoka rela mati demi ayang, ibaratnya, "jika membunuh gue bisa membuat tujuan hidup lo terpenuhi, bunuh aja gue.." makanya si Kataoka be like : "Odajima.. bukan disitu, tapi disini!" sambil mengarahkan pistol si Odajima ke arah keningnya sendiri!! itu ada hint romantis dan takut disaat bersamaan nontonnya. -- Apakah si Odajima benaran akan membunuh si Kataoka? Nope... pistolnya dibuang dan mereka pergi mencoba something new.
Ending :
Pergi untuk meninggalkan hal-hal kelam di belakang, dan membuka lembaran baru bak kertas putih. Asek... Yup! Kataoka dan Odajima sudah "selesai" dengan hal-hal yakuza, jadi mereka mencari job baru... Kataoka jadi barista genit, Odajima jadi waiters kalem... oh ya... bos cafe pinggir pantai mereka tuh ternyata kakek-kakek yang diajak si Kataoka nongkrong sambil nge-bir pas mereka awal-awal melarikan diri ke kota kecil... -- Jujurly, nae ngakak pas si Kataoka lagi ngegombalin cewe-cewe, tapi tiba 'my bini'nya digodain cewe-cewe, ekspresi si Kataoka auto cemburu :v wkwkwk... -- Si Keito udah resmi dilantik secara official sebagai penerus Yakuza generasi ke-empat, dan seriously! kaga ada gitu dia minta maaf sama si Kataoka? Nope.. tapi yaudahlah ya.. selagi si Keito nggak bakal mengusik si Kataoka dan Odajima lagi, nggak ada ucapan permintaan maaf pun sudah jauh lebih baik. --- Oh yes, si Kataoka juga udah ganti nama say,, ngikut marga ayang :v jadi Kataoka Ren :v with Odajima Ren :v si Odajima yang merasa hidupnya selama ini nggak menentu arah, kini sudah ada orang yang hadir dalam hidupnya dan membuatnya tahu kemana hidup ini dituju. *lirik-Kataoka. Scene ini pun ditutup dengan adegan Kataoka dan Odajima kisseu-kisseu dengan pemandangan pantai yang look so beautiful... Yeyy!!
Review Time :
Kamu tau gak, bagaimana nae menemukan seri The Journey To Killing You ini? yaitu saat nae lagi googling BL Jepang 2025 apa aja yang sudah tayang ye kan... salah satunya yaa series ini... dan yang membuat nae langsung terpancing saat itu adalah... visual aktornya yang cakepp!! :3 rasanya kek cinta pada pandangan pertama :v #Plakk. -- Kedua... karena nae baca genrenya tuh BL mafia...! bagi nae pribadi, nae bukanlahs pecinta akut hal-hal berbau dunia permafiaan, but nae still kepo.. soalnya nae udah pernah nonton BL Mafia Thailand, Taiwan, dan ini bakal menjadi BL Mafia asal Jepang pertama yang akan nae tonton dan nae pengen merasakan apa sih perbedaannya dengan BL Mafia yang nae tonton dari negera sebelah?
Plot. Sekilas terkesan simpel. Orang yang ditugaskan untuk membunuh atasannya tapi ditengah-tengah tugas dinas mematikan itu, si pelaku tersebut justru melihat sisi baik dan jatuh cinta kepada si target dan berusaha untuk melindunginya. -- Meskipun terkesan simpel, tapi begitu ditonton.. plot The Journey To Killing You ini benaran terasa padat, to the point, kaga banyak tetek-bengeknya say... nae rasa berkaitan dengan durasinya yang kurleb 25 menitan itu per-Episode, mana cuma 6 episode doang ya kan? makanya nae sebelum nontonnya juga ada rasa takut, karena series berbau mafia termasuk genre yang tricky menurut nae... jika nggak di eksekusi dengan tepat, baik itu dari segi plot + durasi waktu tayangnya pasti akan terasa terburu-buru. --- Dan yang nae rasakan saat menonton series ini... semuanya memang mengalir sih... karena ya itu dia series ini menggunakan penyampaian secara padat, to the point itu, di awal-awal kita nggak dikasih banyak intro banyak-banyak, langsung dihadapkan dengan masalah si Kataoka dan beralih langsung bergegas melarikan diri si Kataoka ke kota kecil ditemani oleh si Odajima... -- Bukannya nggak bagus ya, nae suka! nae akui nae sukaa banget sama series ini.. but, meskipun nae tergolong puas menontonnya, ada hint dalam hati nae kek merasa : "Seharusnya bisa lebih panjang lagi gak sih durasinya? masih banyak yang bisa dieksplor dan ditambahi!" -- Sensasi menonton series ini dibandingkan merasa kek nonton series, tapi lebih ke benaran kayak nonton movie! dalam hitungan jam, dalam semalam bisa langsung tamat ditonton!
Karakter dan Akting juga membuat nae kagum nggak nyangka mereka bisa se-bagus, se-mengalir ini. Kita start dari si Kataoka (Wada Masanari). Dia bos muda yang disukai para anak buahnya dibandingkan si tukang iri itu... karakternya emang terlihat kek orang kaga serius, becanda mulu! tapi mengingat dia seorang bos, dididik oleh Ketua Yakuza, pasti secara sadar gak sadar, si Kataoka bisa merasakan bau-bau pengkhianatan... bau-bau bahaya disekitarnya.. but dalam casenya si Odajima yang mencoba membunuhnya, nae yakin dibalik ucapannya yang bercanda pasti ia sadar dalam bahaya, dan mencoba menenangkan si Odajima... ataupun saat si Keito menuduhnya kembali untuk merebut harta ayahnya, si Kataoka selalu berusaha kek nggak menanggapi si Keito dengan serius, di bawa becanda aja.... padahal dari ekspresinya bisa kita lihat dia sadar lagi dalam situasi yang serius. -- Dan untuk Odajima (Takahashi Hiroto). Yang paling bikin nae shock tuh.. mukanya imut! pembawaannya pun tipikal orang yang kaga banyak cing-cong! diam aja imut! eh.. tau-taunya berdarah dingin... kehidupan yang dia lalui terlalu kelam dan dingin, until dia bertemu si Asahi dan Kataoka yang bisa memberikan rasa hangat dan akhirnya menumbuhkan kepercayaan dalam hati si Odajima, makanya begitu dia paham tujuan bestienya rela mati untuk si Kataoka, perasaan untuk nge-kill si Kataoka auto sirna total, alih-alih dia juga rela mati untuk si Kataoka. Karena si Kataoka hanyalah kambing hitam, bisikan-bisikan jahat yang dihasut oleh si Keito kepada si Odajima saat itu yang masih berhati dingin. -- Pokoknya nae suka aktingnya, kaga kaku, benaran mengalir kek air terjun... oh yaaa... funfact about Odajima.. senyuman ni anak mahal say, udah digombalin si Kataoka pun manggil "my bini", nggak ada tuh istilah salting-salting sampe senyum bruwtal tuh kaga ada, makanya di ending akhirnya benaran bisa melihat senyuman si Odajima walaupun tipis-tipis itu rasanya kek "yeahh.. the world is healing sayy!" benaran bisa kek merasa ikutan perasaan batin dan luka si Odajima selama ini perlahan-lahan sembuh berkat ayang Kataoka. Atau di behind the scenenya deh.. puas banget bisa liat senyuman manisnya Odajima :v.
One thing about genre mafia! meibi yang kaga paham dengan konsep BL dengan alur seperti ini pasti belum pernah pengalaman menonton hal-hal berbau mafia sebelumnya, karena nae ada baca ulasan fans bl lain yang nggak suka dengan series ini dan memberikan rating rendah hanya karena alasan "banyaknya tindak kriminal yang disuguhkan dalam series ini!" -- Heol.. -,- i mean, it's okayy, itu pendapat dia, tapi dengan menyalahkan hal-hal ilegal / kriminal yang hadir di series ini trus mencap series ini termasuk jelek, itu hal yang 'rude' sih menurut nae... karena disinilah peran logika kita diajak main chingu, dimana hal-hal buruk yang disuguhkan dalam suatu tontonan, bukan berarti mengajarkan penontonnya untuk melakukan hal buruk itu.. justru kita kek diajak berpikir : "mana sisi baik yang bisa kita apresiasi!" dan "mana yang nggak boleh diterapkan!" -- Dan dalam genre mafia-mafia yang nae tonton, peran polisi tuh minim... termasuk di series ini, benaran kaga ada keterkaitan polisi... semua tuh ibarat kita menonton dan memasuki sebuah dunia, "world-building" dimana dunia itu memang ceritanya kelam.. and penuh hal-hal yang bertentangan dengan hukum.. tapi terlepas dari hal-hal itu, kita harus bisa dong nge-filternya, dan mengambil sisi baik / menarik yang bisa membuat kita selama menontonnya tetap enjoy.
Yang membuat nae kepo juga dengan The Journey To Killing You adalah nae nggak ada ekspektasi BL Jepang genre mafia bisa membuat hot scene yang levelnya ugghhh...! bikin nae sampe shock di luar dugaan. Karena soal adegan-adegan hot, BL Jepang tuh selalu 'kalah'.. jika dibandingkan sama Taiwan apalagi Thailand, ya kan? -- Di series ini, pemikiran nae soal "BL Jepang Susah Buat Adegan Hawt" auto runtuh! terserah kamu say mau cap nae admin gatal T-T tapi adegan hotnya Kataoka & Odajima adalah salah satu adegan hot BL 2025 favorit nae... karena dari ekspresi muka, terus didukung dengan situasi keringat-keringat hangat gerahnya serasa menembus layar laptop nae + percakapan nackal si Kataoka, itu perfectly super duper hot yang sampe bikin nae tercengang, mulut nae ternganga then tersenyum kagum. Ini moment langka sih bagi nae... or kamu mungkin ada nonton BL Jepang lain yang hotnya lebih dari ini, tapi bagi nae pribadi dari semua BL Jepang yang nae tonton sejak era Cherry Magic di 2020, The Journey To Killing You inilah yang adegan hotnya sampe rasanya menembus layar. -- Dan porsi adegan hotnya memang nggak sebanyak adegan hot-hot di BL Thailand yang tiap episode wajib ngevvek (of course nae sekarang menghindari bl yang banyak adegan s3x, minim plot), jadi mau itu adegan hot ataupun kiss-brutnya, di series ini benaran dipake di moment yang tepat aja! jadi nggak menganggu pergerakan plotnya yang bersaing dengan seufritnya durasi series per episodenya.
Original Soundtrack :
Series ini cuma punya 1 OST doang, yaitu "Tsurezure" by Yamamoto Daito, rilis 26 September 2025 lalu, dan video liriknya menyusul di 01 Oktober 2025 lalu. -- "Tsurezure" sendiri bisa diartikan sebagai rasa kebosanan or diam dan nggak melakukan apa-apa. But, dalam lagu ini mengacu pada moment-moment tenang / waktu yang kita habiskan disaat kita nggak punya rencana apapun di tengah situasi penuh tekanan. Dimana dalam lirik lagunya kita bakal menemukan penggambaran seseorang yang ingin berada di sisi doi dalam perjalanan hidup yang penuh ketidakpastian. -- Menurut nae, lagu ini relate banget dengan perasaan si Odajima, dimana dia dibayar untuk nge-kill si Kataoka, but... selama masa pelarian justru menumbuhkan ikatan cinta terhadap si Kataoka. Alih-alih ingin melukai ayang, Odajima berusaha melindungi ayangnya. Dia nggak tahu apa yang terjadi ke depannya, tapi dia akan mencoba berada di sisi ayang... T-T Aww.. sweet banget...
Kesimpulan :
The Journey To Killing You adalah BL yang sekilas nampak simpel tapi kalau kita tonton terasa padat dan to the point, setiap menitnya terasa berbobot akan plot yang disampaikan, tentang anak buah yang ditugaskan membunuh bosnya. Nae suka dinamika kemistri diantara Kataoka dan Odajima yang terbangun secara natural dan emotional selama journey-nya, alih-alih tujuan melarikan diri ke kota kecil sebagai destinasi yang tepat untuk si Odajima nge-kill si Kataoka, ehh.. malah menjadi masa pengenalan lebih dalam si Odajima mengenai sisi si Kataoka yang tidak dia ketahui selama ini... -- Seharusnya ganti judulnya aja gak sie? menjadi The Journey To Loving You! wkwkwk! karena awalnya doang benci, eh.. setelah melakukan perjalanan bareng, malah saling sayang :v saling masuk! saling kokop! :v #Plakk -- Series ini plot dan aktingnya bagus... minusnya ya emang di durasinya, rasanya kek bisa dibuat lebih panjang, lebih rumit lagi! bayangin say.. nae yang nonton BL Taiwan Kiseki : Dear To Me aja masih misuh-misuh soal durasi padahal episodenya tergolong banyak, apalagi ini yang cuma 6 episode tok!!. Makanya nonton series ini lebih serasa nonton movie ketimbang disebut series. -- But, sisi yang bikin nae juga betah, kemistri kedua aktor utamanya ini tuhhh,, gombalan si Kataoka yang kalau kita tonton tuh seharusnya bikin baper banget, bisa-bisanya si Odajima kaga salbruttt T-T se-kalem itukah hatimu Odajima-kun? :v Kiss Scene dan Adegan Hotnya Top Markotop banget! nae bilang ini nggak kalah saing sihh dengan adegan BL mafia Taiwan / Thailand yang nae tonton! benaran panas hareudang membarahhhhh!!! oh ya.. jangan lupa OST nya walaupun sebiji tapi terasa catchy ^^.
Apakah Series ini nae rekomendasikan?
Yes! nae rekomendasikan di garda depan... jika kamu menemukan ulasan fan bl lain yang memberikan nilai rendah karena konsep "mafia / kriminal di dalamnya" please... itu ulasan yang paling kaga make sense sama nae! nae bukan ahli dalam hal-hal mafia / yakuza sih, tapi se-pengalaman nae tentang BL-BL mafia, yaaa.. emang kayak gini world-buildingnya, dark, hal-hal kriminal / illegal disono sini... sekarang tergantung diri kita say, bagaimana tuk ngefilternya, dan melihat sisi yang bisa membuat kita betah menontonnya... makanya reaksi nae pas baca tuh ulasan nae be like : "Whatdeff..." gitu loh!! kek! No Beb!! No... BL mafia yaaa begini sentuhannya. Ya kali dikira BL mafia harus kerja sama mulu sama pihak kepolisian T-T yaaa bentrok donggg dunianya, gimana sehhh!!! ;v
Lantas, apa sih perbedaan yang nae rasakan nonton BL Mafia Jepang, jika di-comparing dengan BL Mafia Thailand & Taiwan? sebenarnya perbedaannya yang nae rasakan karena sebagian besar dipengaruhi faktor durasi episodenya, semakin banyak episode & durasinya maka kedalaman 'konflik' / plot twist yang disuguhkan semakin deep dan menarik lagi... ibarat kek kita lagi makan tahu isi ye kan, kalau episode & durasinya banyak pas kita gigit "ohh.. ada bihunnya, ada wortelnya, ada bawangnya, ada kolnya, ada rawitnya..!" nahh.. kalau The Journey To Killing You! yaaa.. ibarat tahu isi pas digigit "owhh.. iya, isi bihun dan rawit!" but masih nikmat banget kok kita santap.. duhh!! jadi laper :v
Bagi yang belum menonton gausah tonton satu atau dua episode say, beneran langsung tonton babat abisss aja say, karena durasinya emang dikit dan episodenya pun kaga banyak, bayangin aja kek kamu lagi nonton BL movie... kenapa nggak nae saranin nonton 1 or 2 episode? karena bakal serba nanggung rasanya say... lebih enakan digasskeun sampe tamat. -- Dan bagi yang sudah menonton The Journey To Killing You ini, kamu bisa berbagi opini, kritik ataupun curhatan kamu selama menonton series ini di kolom komen ya say ^^ nae akan reply... Nae rasa sampai disini aja ulasan bin curhat nae... nae pamit undur diri, salam keselamatan cinta Kataoka-Odajima, see you and byebye!
THE END
*See-You-in-Season-2! ^^
Official Trailer "The Journey To Killing You"
































